Strategi Manajemen Konstruksi Sebagai Rekomendasi Mitigasi Banjir Struktural dan Non-Struktural untuk Das di Kota Bima

Authors

  • Alamsyah Alamsyah Universitas Sangga Buana Ypkp Bandung, Indonesia
  • A Anton Soekiman Universitas Sangga Buana Ypkp Bandung, Indonesia
  • A Andini Radisya Pratiwi Universitas Sangga Buana Ypkp Bandung, Indonesia
  • Chandra Afriade Siregar Universitas Sangga Buana Ypkp Bandung, Indonesia
  • Dody Kusmana Universitas Sangga Buana Ypkp Bandung, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59188/jurnalsostech.v6i4.32765

Keywords:

Manajemen Konstruksi, Mitigasi Banjir, DAS Kota Bima, BIM/GIS, Integrated Project Delivery, Keberlanjutan

Abstract

Banjir di Kota Bima yang dipicu oleh degradasi Daerah Aliran Sungai (DAS) dan lemahnya tata kelola mitigasi mendorong perlunya strategi terpadu yang mengintegrasikan pendekatan struktural dan non-struktural. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi manajemen konstruksi yang efektif guna memitigasi banjir di DAS Kota Bima, dengan mengidentifikasi faktor penghambat koordinasi stakeholder serta mengembangkan model evaluasi keberlanjutan. Metode penelitian menggunakan pendekatan mixed-method explanatory sequential, yang mengkombinasikan analisis kuantitatif melalui survei terhadap 65 responden dari pemerintah, kontraktor, masyarakat, dan akademisi, dengan analisis kualitatif melalui wawancara mendalam dan FGD. Data dianalisis secara statistik dengan regresi linier berganda dan secara tematik untuk data kualitatif. Hasil penelitian membuktikan bahwa strategi manajemen konstruksi, penerapan teknologi BIM/GIS, integrasi mitigasi struktural-non-struktural, dan manajemen risiko berpengaruh signifikan dan positif terhadap efektivitas mitigasi banjir (R² = 0,967–0,996). Namun, faktor ego sektoral dan disparitas informasi menjadi penghambat utama koordinasi. Simpulan penelitian menegaskan bahwa keefektifan mitigasi banjir memerlukan integrasi holistik antara aspek teknis, teknologi, dan sosial-kelembagaan melalui kerangka manajemen konstruksi yang adaptif dan kolaboratif. Implikasinya, pemerintah perlu menerapkan kebijakan yang mewajibkan penggunaan BIM, membentuk forum kolaborasi multi-stakeholder, dan merevisi peraturan tata ruang berbasis risiko perubahan iklim.

References

Febriosa, S., Pratama, W. S., Mahdalena, Z., & Ikhwan, I. (2025). Analisis Dampak Perubahan Iklim Terhadap Kualitas Lingkungan Hidup Dan Kehidupan Sosial Masyarakat. MUDABBIR Journal Research and Education Studies, 5(2), 2211–2221.

Firdausy, F. A., & Alia, R. S. P. (2024). Program Pencegahan Banjir: Tinjauan Efektivitas Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air Dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Tengah. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(11), 170–186.

Jasinta, I., & Septiryani, A. U. (2026). Penguatan Citizen Lawsuit dalam Penanggulangan Banjir: Studi Perbandingan Public Interest Litigation di India dan Kebijakan Pengendalian Banjir di Belanda. Proceeding Legal Symposium, 4(1).

Septiyan, P. A. (2023). Peran Pemerintah Kota Dalam Pengawasan Dan Pengendalian Lokasi Rawan Banjir Di Kota Parepare. IAIN Parepare.

Tresnanti, D. T., Kurniadi, A., Puspito, D. A., Widodo, P., & Kusuma, K. (2024). Komunikasi bencana sebagai sistem mitigasi bencana hidrometeorologi akibat perubahan iklim di Jakarta. PENDIPA Journal of Science Education, 8(2), 155–163.

Wahani, P. M. (2025). Analisis Faktor Alami dan Antropogenik Banjir di ASEAN serta Strategi Peningkatan Literasi Bencana Banjir Siswa SD: Kajian Literatur. Advances In Education Journal, 2(3), 1572–1581.

Zain, H. M., Pangestu, A. R., & Ramadhan, M. (2023). Politik ekologi: Kebijakan penanganan banjir rob di Pekalongan. The Indonesian Journal of Public Administration (IJPA), 9(1).

Asdak, C., Supian, S., & Subiyanto. (2018). Watershed management strategies for flood mitigation: A case study of Jakarta’s flooding. Weather and Climate Extremes, 21, 117–122. https://doi.org/10.1016/j.wace.2018.08.002

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). DESIGN Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches.

Kodoatie R. J. (2013). Rekayasa dan Manajemen Banjir Kota. Dalam Tunas Agraria (Vol. 3, Nomor 3).

Li, J., Zou, Y., Li, J., & Si, S. (2024). Urban spatial, engineering and management resilience capacity enhancement from a flood safety perspective. Water-Energy Nexus, 7, 213–226. https://doi.org/10.1016/j.wen.2024.07.002

Pusdiklat SDA dan Konstruksi. (2017). Modul Metode Pengendalian Banjir. Modul Metode Pengendalian Banjir, 4, 1–54.

Sari, E. M., Irawan, A. P., Wibowo, M. A., Siregar, J. P., Tamin, R. Z., Praja, A. K. A., & Dewi, M. P. (2023). Challenge and Awareness for Implemented Integrated Project Delivery (IPD) in Indonesian Projects. Buildings, 13(1). https://doi.org/10.3390/buildings13010262

Schanze, J., Hutter, G., Olfert, A., Penning-Rowsell, E. C., Parker, D., Harries, T., Nachtnebel, H.-P., Holzmann, H., Neuhold, C., Meyer, V., Kuhlicke, C., Schildt, A., Jessel, B., & Königer, P. (2008). Systematisation, evaluation and context conditions of structural and non-structural measures for flood risk reduction. http://www.crue-eranet.net.

Thieken, A. H., Cammerer, H., Dobler, C., Lammel, J., & Schöberl, F. (2016b). Estimating changes in flood risks and benefits of non-structural adaptation strategies - a case study from Tyrol, Austria. Mitigation and Adaptation Strategies for Global Change, 21(3), 343–376. https://doi.org/10.1007/s11027-014-9602-3

Yuniartanti, R. (2018a). Mitigasi Banjir Struktural Dan Non-Struktural Untuk Daerah Aliran Sungai Rontu Di Kota Bima. Jurnal Penelitian Pengelolaan Daerah Aliran Sungai, 2(2), 137–150.

Yuniartanti, R. K. (2018a). Rekomendasi Adaptasi dan Mitigasi Bencana Banjir di Kawasan Rawan Bencana ( KRB ) Banjir Kota Bima. Journal of Regional and Rural Development Planning, 2(2), 118–132. https://doi.org/doi.org/10.29244/jp2wd.2018.2.2.118-132

Downloads

Published

2026-04-30

How to Cite

Alamsyah, A., Soekiman, A. A., Pratiwi, A. A. R., Siregar, C. A., & Kusmana, D. (2026). Strategi Manajemen Konstruksi Sebagai Rekomendasi Mitigasi Banjir Struktural dan Non-Struktural untuk Das di Kota Bima. Jurnal Sosial Teknologi, 6(4), 1573–1589. https://doi.org/10.59188/jurnalsostech.v6i4.32765