https://sostech.greenvest.co.id/index.php/sostech/issue/feedJurnal Sosial Teknologi2026-02-06T09:24:13+00:00Vivi Melindagreenpublisher.id@gmail.comOpen Journal Systems<p><strong>Jurnal Sosial dan Teknologi </strong>is a double blind peer-reviewed academic journal and open access to social and technology fields. The journal is published monthly by CV. Green Publisher Indonesia.</p> <p>This journal publishes research articles covering social sciences (Management, Economics, Culture, Law, Geography, and Education) and technology. Published articles are from critical and comprehensive research, studies or scientific studies on important and current issues or reviews of scientific books.</p> <div><strong>Name </strong>: <strong>Jurnal sosial dan teknologi</strong></div> <div><strong>E-ISSN </strong>: <a href="https://issn.perpusnas.go.id/terbit/detail/1609736743"><strong>2774-5155</strong> </a></div> <div><strong>P-ISSN </strong>: <strong><a href="https://issn.perpusnas.go.id/terbit/detail/1609736498">2774-5147 </a></strong></div> <div><strong>DOI : <a href="https://search.crossref.org/?q=2774-5147&from_ui=yes">10.36418</a></strong></div> <div><strong>Period </strong>: Monthly</div> <div><strong>Indexing and Abstracting </strong>: <a href="https://openurl.ebsco.com/results?bquery=2774-5147+&page=1&link_origin=www.ebsco.com"><strong>Ebsco</strong></a><strong>, <a href="https://scholar.google.co.id/citations?user=M5ADAMAAAAAJ&hl=id&authuser=1">Google Scholar</a></strong>, <a href="https://garuda.kemdikbud.go.id/journal/view/21244?issue=Vol.%201%20No.%201%20(2021):%20Jurnal%20Sosial%20dan%20Teknologi%20(SOSTECH)"><strong>Garuda</strong></a><strong>, <a href="https://app.dimensions.ai/discover/publication?search_mode=content&search_text=10.36418&search_type=kws&search_field=full_search&or_facet_source_title=jour.1407244">Dimensions</a></strong><strong>, <a href="https://search.crossref.org/?q=2774-5147&from_ui=yes">Crossref</a> </strong>and others in progress</div> <div><strong>Publisher </strong>: Green Publisher Indonesia</div> <div><strong>1st Issues of Publication: </strong>2021</div>https://sostech.greenvest.co.id/index.php/sostech/article/view/32702Modeling Short-Term Bitcoin Price Dynamics Using Long Short-Term Memory Networks2026-02-01T09:48:35+00:00Cevi Herdiancevi.herdian@unpad.ac.id<p><em>A Long Short-Term Memory (LSTM) neural network trained on daily BTC/USDT data from the Binance exchange is used in this study to investigate short-term Bitcoin price dynamics. Instead of relying on linear forecasting assumptions, the model is designed to capture temporal dependencies and momentum patterns to address the nonlinear and noise-dominated nature of cryptocurrency markets. A strictly out-of-sample framework is employed to evaluate the prediction task, which is defined as a univariate regression problem with the daily high price as the target variable. According to empirical findings, the LSTM model demonstrates strong statistical performance despite significant market volatility, with an RMSE of USD 3,619.74, an MAE of USD 2,989.73, a MAPE of 2.82%, and an R² of 0.90. Forecasts for the next five days reveal a consistent short-term bearish trend, with broad prediction intervals of approximately USD 6,000, indicating considerable uncertainty and expected prices declining from USD 88,425.62 to USD 85,497.88. The results suggest that LSTM models can extract meaningful trend and regime information, making them suitable as risk-aware decision-support tools rather than deterministic forecasting systems, even though precise short-term price-level prediction remains constrained.</em></p>2026-02-16T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Cevi Herdianhttps://sostech.greenvest.co.id/index.php/sostech/article/view/32697Flood And Landslide Severity Mapping In North Sumatra Using Random Forest2026-01-27T09:02:15+00:00Evaldo Manurungevaldomanurung31@gmail.comAngelus Fanotona Luahambowoangelusluaha@gmail.comSardo Pardingotan Sipayungpinsarsiphom@gmail.com<p><em>Floods and landslides are recurrent hydrometeorological hazards that cause significant environmental damage and socioeconomic losses in many regions of Indonesia, including North Sumatra. Complex topography, high rainfall intensity, land-use changes, and rapid urban development have increased the exposure and vulnerability of several districts to these disasters. This study aims to classify the severity of flood- and landslide-affected areas in North Sumatra using an integrated Geographic Information System (GIS) and Random Forest (RF) approach. The research was conducted using the CRISP-DM framework, which includes data collection, data preprocessing, feature weighting using the Analytical Hierarchy Process (AHP), model development with the RF algorithm, and spatial validation using historical disaster records. Five main conditioning factors were used as model inputs: rainfall, slope, land cover, soil type, and elevation. Hazard severity was classified into three categories: low, moderate, and severe. The results indicate that the RF model achieved strong predictive performance, with high precision, recall, F1-score, and an excellent ROC-AUC value, demonstrating the reliability of the proposed approach. Spatial analysis shows that Mandailing Natal, South Tapanuli, and Humbang Hasundutan are the most severely affected districts, mainly due to high rainfall, steep slopes, and land degradation. This study concludes that the GIS–RF framework provides an effective decision-support tool for regional disaster risk management and can support evidence-based planning for flood and landslide mitigation in North Sumatra.</em></p>2026-02-11T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Evaldo Manurung, Angelus Fanotona Luahambowo, Sardo Pardingotan Sipayunghttps://sostech.greenvest.co.id/index.php/sostech/article/view/32695Representasi Komunikasi Antar Pribadi Ayah Pengidap Autisme Spectrum Disorder (ASD) dan Anak Dalam Film “Miracle in Cell No.7 (Indonesia)”2026-01-27T08:44:29+00:00Afiahamalia Afiahamaliaafiahamalias@gmail.comZiya Ibrizahziyaibr@fisip.unmul.ac.idSilviana Purwantisilviananpurwanti@fisip.unmul.ac.idAinun Ni`Matu RohmahAinunrohmah@fisip.unmul.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas komunikasi antar pribadi antara ayah pengidap Autism Spectrum Disorder (ASD) dan anak dalam film Miracle in Cell No. 7 (Indonesia). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis semiotika Charles Sanders Peirce, yang menitikberatkan pada tiga unsur tanda, yaitu representamen, objek, dan interpretan. Data penelitian diperoleh melalui pengamatan terhadap 4 adegan, yang menunjukkan 4 karakteristik efektivitas komunikasi berupa keterbukaan, dukungan, perasaan positif, dan kesetaraan dalam proses komunikasi antar pribadi antara tokoh ayah dan anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi antar pribadi yang ditampilkan dalam film tersebut tetap berjalan secara efektif meskipun terdapat keterbatasan kognitif dan sosial pada tokoh ayah. Efektivitas komunikasi terlihat melalui penggunaan simbol nonverbal, ekspresi emosional, serta hubungan afektif yang kuat antara ayah dan anak. Film ini merepresentasikan komunikasi sebagai praktik sosial yang sarat dengan makna emosional dan simbolik, sehingga keterbatasan akibat ASD tidak meniadakan terjalinnya komunikasi yang bermakna. Penelitian ini diharapkan dapat memperkaya kajian komunikasi antar pribadi dan analisis semiotika dalam konteks representasi disabilitas dalam media film.</p>2026-02-12T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Afiahamalia Afiahamalia, Ziya Ibrizah, Silviana Purwanti, Ainun Ni`Matu Rohmahhttps://sostech.greenvest.co.id/index.php/sostech/article/view/32693Sistem Pakar Untuk Identifikasi Risiko Barang Kiriman di Bandara Internasional Kualanamu Berbasis Forward Chaining2026-01-27T08:42:38+00:00Irwan Irwanirwan@ui.ac.idFikry Dian Anugerah R. Siregarirwan@ui.ac.idAchmad Riyan Hadiyatmairwan@ui.ac.idHalipah Halipahirwan@ui.ac.idSolahuddin Asri Rirwan@ui.ac.id<p>Volume barang kiriman internasional melalui Bandara Internasional Kualanamu meningkat 23% per tahun (2020-2024), menciptakan tantangan signifikan bagi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai dalam mengidentifikasi kiriman berisiko tinggi. Penelitian ini mengembangkan sistem pakar berbasis metode forward chaining untuk mengidentifikasi risiko barang kiriman sesuai Peraturan Menteri Keuangan Nomor 4 Tahun 2025. Arsitektur sistem terdiri dari lima komponen utama: antarmuka pengguna, basis pengetahuan, mesin inferensi, basis data, dan modul penjelasan. Basis pengetahuan berisi aturan IF-THEN yang diturunkan dari regulasi dan wawancara dengan 10 petugas bea cukai dengan pengalaman minimal 3 tahun. Penelitian ini merupakan applied research (penelitian terapan) dengan pendekatan campuran kualitatif dan kuantitatif. Pendekatan kualitatif digunakan untuk mengeksplorasi proses bisnis, tantangan, dan kebutuhan sistem melalui wawancara dengan petugas bea cukai. Teridentifikasi lima kategori risiko utama: barang kena cukai (35%), barang terlarang (12%), pelanggaran batas nilai (45%), ketidaksesuaian dokumen (20%), dan barang palsu/pelanggaran HAKI (18%). Sistem diimplementasikan menggunakan Python dengan library PyKnow untuk sistem pakar, Flask untuk antarmuka web, dan SQLite untuk basis data. Pengujian pada 100 kasus uji menunjukkan performa yang kuat dengan akurasi 87%, presisi 85%, recall 89%, F1-score 87%, dan waktu pemrosesan 0,8 detik. Sistem menunjukkan keunggulan signifikan dibanding proses manual dalam hal konsistensi, kecepatan (< 1 detik vs 5-10 menit), kapasitas tak terbatas, dan dokumentasi otomatis yang lengkap. Penelitian ini berkontribusi dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas manajemen risiko kepabeanan melalui otomasi cerdas.</p>2026-02-05T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Irwan Irwan, Fikry Dian Anugerah R. Siregar, Achmad Riyan Hadiyatma, Halipah Halipah, Solahuddin Asri Rhttps://sostech.greenvest.co.id/index.php/sostech/article/view/32715An LSTM-Based Framework For Short-Term Solana Price Prediction2026-02-05T07:24:04+00:00Cevi Herdiancevi.herdian@unpad.ac.id<p>This study examines short-term Bitcoin price dynamics using a Long Short-Term Memory (LSTM) neural network trained on hourly SOL/USDT data from the Binance exchange. To address the nonlinear and noise-dominated nature of cryptocurrency markets, the model is designed to capture momentum patterns and temporal dependencies rather than rely on linear forecasting assumptions. The prediction task, framed as a univariate regression problem with the daily high price as the target variable, is evaluated using a strictly out-of-sample framework. Empirical results show that despite considerable market volatility, the LSTM model demonstrates strong statistical performance. The model’s RMSE of 10.53, MAE of 8.76, MSE of 110.92, MAPE of 6.09%, and R² of 0.78 indicate that its nonlinear architecture captures a substantial portion of price volatility. In terms of absolute price, the model achieved an RMSE of USD 3,619.74, an MAE of USD 2,989.73, a MAPE of 2.82%, and an R² of 0.90, demonstrating its robustness in both normalized and real-scale assessments. Forecasts suggest that SOL prices are likely to decline from USD 88,425.62 to USD 85,497.88 over the next five days, reflecting a persistent short-term bearish trend with wide prediction intervals of around USD 6,000, indicating substantial uncertainty. These findings imply that LSTM models can effectively extract trend and regime-related information, making them valuable as risk-aware decision-support tools rather than deterministic forecasting systems—even though accurate short-term price-level prediction remains challenging.</p>2026-02-12T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Cevi Herdianhttps://sostech.greenvest.co.id/index.php/sostech/article/view/32691Perencanaan Penambahan Kolam Retensi Untuk Pencegahan Banjir di Kawasan Pemerintahan Kabupaten Serang2026-01-27T08:40:45+00:00Yadi Priyadi Rochdianrochdian2021@gmail.comChusnul Arifchusnulipb@gmail.comMoh Yanuar Jarwadi Purwantoyanuar.tta@gmail.com<p>Kawasan Pusat Pemerintahan Kabupaten Serang (Puspemkab Serang) merupakan kawasan perkotaan yang berkembang pesat dan rentan terhadap banjir akibat meningkatnya limpasan permukaan saat terjadi hujan ekstrem. Sistem drainase yang ada belum mampu menampung debit puncak limpasan, sehingga sering terjadi genangan. Penelitian ini bertujuan untuk merencanakan penambahan kolam retensi sebagai upaya mitigasi banjir di kawasan Puspemkab Serang. Data curah hujan maksimum tahunan diperoleh dari Stasiun Hujan Pipitan dan dianalisis menggunakan metode Gumbel Tipe I untuk menentukan curah hujan rencana dengan periode ulang 25 tahun. Intensitas hujan jam-jaman dihitung menggunakan metode Mononobe 5 jam sesuai dengan SNI 03-3424-1994. Analisis debit limpasan dilakukan dengan Metode Rasional berdasarkan luas daerah tangkapan sebesar 347,66 ha dan karakteristik tata guna lahan perkotaan. Hasil analisis menunjukkan bahwa volume limpasan maksimum mencapai 163.539 m³ dan meningkat menjadi 212.601 m³ setelah diterapkan faktor keamanan sebesar 30%. Dengan kedalaman kolam retensi 3 meter, luas total kolam retensi yang dibutuhkan adalah sekitar 7,09 ha, yang dibagi menjadi dua kolam untuk meningkatkan efektivitas pengendalian banjir.</p>2026-02-05T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Yadi Priyadi Rochdian, Chusnul Arif, Moh Yanuar Jarwadi Purwantohttps://sostech.greenvest.co.id/index.php/sostech/article/view/32710Komunikasi Interpersonal Psikolog Klinis dan Remaja dalam Menangani Kasus Depresi di Rumah Sakit Jiwa Daerah Atma Husada Mahakam2026-02-01T10:19:23+00:00R’sya Rahmadinarsyarahmadina29@gmail.comKadek Dristiana Dwivayanikadek.dwivayani@fisip.unmul.ac.idRina Juwitarinajuwita@fisip.unmul.ac.idZiya IbrizahZiyaibr@fisip.unmul.ac.id<p>Komunikasi interpersonal yang efektif menjadi salah satu kunci utama dalam proses terapi, terutama bagi remaja yang cenderung tertutup dan mengalami kesulitan dalam mengungkapkan emosi. Salah satu upaya yang dilakukan psikolog klinis di Rumah Sakit Jiwa Daerah Atma Husada Mahakam adalah dengan memberikan konseling yang aman dan nyaman kepada remaja depresi melalui kemampuan komunikasi interpersonal. Adapun tujuan dalam penelitian ini ialah untuk mengetahui bagaimana komunikasi interpersonal psikolog klinis dan remaja dalam menangani kasus depresi di Rumah Sakit Jiwa Daerah Atma Husada Mahakam serta mengkajinya dengan Teori Kognitif Sosial dan lima konsep komunikasi interpersonal yakni konsep keterbukaan, empati, dukungan, sikap positif dan ekualitas. Penelitian ini berjenis kualitatif dengan metode penelitian lapangan (field research), yang pengumpulan data dan hasilnya diperoleh melalui wawancara dan observasi langsung terhadap psikolg klinis dan para remaja depresi yang menjadi pasien di RSJD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan komunikasi interpersonal psikolog klinis melalui lima konsep memberi dampak positif terhadap proses penyembuhan dan penanganan kasus depresi bagi remaja di RSJD. Secara kesimpulan, komunikasi interpersonal yang efektif—yang mengintegrasikan kelima aspek tersebut berperan penting dalam membangun hubungan terapeutik, meningkatkan keterlibatan remaja dalam terapi, dan mendukung pemulihan kesehatan mental mereka. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya kompetensi komunikasi interpersonal bagi praktisi kesehatan mental dalam menangani depresi pada populasi remaja.</p>2026-02-07T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 R’sya Rahmadina, Kadek Dristiana Dwivayani, Rina Juwita, Ziya Ibrizahhttps://sostech.greenvest.co.id/index.php/sostech/article/view/32685Peran Material, Warna dan Pencahayaan dalam Membentuk Impresi Visual Interior Kafe Industrial2026-01-27T08:22:34+00:00Shofwan Luthfi Wibowoofanwibowo95@gmail.com<p>Penelitian ini mengkaji peran elemen visual interior, khususnya material, warna, dan pencahayaan, dalam membentuk impresi visual pada kafe bergaya industrial yang semakin berkembang sebagai ruang komersial dan sosial di kawasan perkotaan. Seiring meningkatnya kebutuhan akan ruang yang tidak hanya fungsional tetapi juga mampu menciptakan pengalaman ruang yang bermakna, pemahaman berbasis persepsi pengguna menjadi penting dalam perancangan interior kafe. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi relatif warna, material, dan pencahayaan terhadap impresi visual interior kafe industrial berdasarkan persepsi pengunjung. Metode penelitian yang digunakan adalah mixed-method dengan pengumpulan data kuantitatif melalui kuesioner berbasis skala Likert dan data kualitatif melalui observasi visual. Data kuantitatif dianalisis secara deskriptif menggunakan nilai rata-rata dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa material merupakan elemen paling dominan dalam membentuk impresi visual interior kafe industrial, diikuti oleh warna dan pencahayaan. Ekspos material seperti beton, baja, dan kayu memberikan karakter visual yang kuat dan autentik, sementara warna dan pencahayaan berperan sebagai elemen pendukung yang memperkuat suasana ruang. Temuan ini menegaskan bahwa impresi visual kafe industrial terbentuk melalui sinergi berbagai elemen desain, dengan materialitas sebagai faktor utama. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis pada kajian desain interior berbasis persepsi visual serta implikasi praktis bagi desainer interior dalam merancang kafe industrial yang responsif terhadap pengalaman dan preferensi pengguna.</p>2026-02-05T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Shofwan Luthfi Wibowohttps://sostech.greenvest.co.id/index.php/sostech/article/view/32708Perbandingan Efektivitas Ketamin-Midazolam Versus Ketaminpropofol Untuk Sedasi Prosedural Pediatrik: Sebuah Tinjauan Sistematis2026-02-01T10:17:19+00:00Harits Hammam Adhadiharitsadhadi@gmail.comCyntia Arumharitsadhadi@gmail.com<p>Manjemen sedasi pada pediatri memerlukan agen yang aman dengan pemulihan cepat. Ketamin dalam dosis rendah digunakan sebagai obat penenang dengan sifat analgesik dan penginduksi tidur, tetapi penggunaanya sendiri dapat menimbulkan efek samping seperti kecemasan, halusinasi, mual dan muntah. Pengurangan dosis dan penggunaannya dalam kombinasi dengan obat penenang lain dapat mengurangi efek samping dari ketamin. Ketamin sering dikombinasikan dengan midazolam atau propofol untuk meminimalkan efek samping. Namun, literatur mengenai kombinasi mana yang lebih unggul dalam hal profil pemulihan dan stabilitas hemodinamik masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas dan keamanan kombinasi Ketamin-Midazolam (KM) versus Ketamin-Propofol (KP) pada prosedural sedasi pediatri. Pencarian literatur dilakukan secara sistematis pada basis data PubMed, Scopus, dan Cochrane Library hingga Desember 2025. Studi yang disertakan meliputi uji klinis, studi observasional, dan data dunia nyata yang melibatkan pasien anak. Parameter utama yang dinilai meliputi waktu pemulihan (buka mata, napas spontan), stabilitas hemodinamik (denyut jantung, saturasi oksigen), dan skor agitasi atau nyeri pascaoperasi. Empat studi telah dianalisis dalam studi ini. Hasil dari studi tersebut menunjukkan variasi. Kombinasi KM ditemukan memberikan waktu pemulihan dini yang lebih cepat pada prosedur sirkumsisi. Namun, kombinasi KP (Ketofol) menunjukkan keunggulan dalam stabilitas denyut jantung pada prosedur kedokteran gigi dan skor agitasi serta pemulihan yang lebih baik pada prosedur pasca-tonsilektomi. Baik KM maupun KP efektif untuk sedasi anak. Pemilihan kombinasi harus mempertimbangkan jenis prosedur; KM mungkin lebih unggul untuk pemulihan waktu yang sangat singkat, sementara KP memberikan profil hemodinamik dan kenyamanan pasca-prosedur yang lebih stabil pada tindakan yang lebih kompleks.</p>2026-02-07T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Harits Hammam Adhadi, Cyntia Arumhttps://sostech.greenvest.co.id/index.php/sostech/article/view/32681Eksperimen Medium Getah Jantung Pisang 2026-01-27T08:13:11+00:00I Nengah Wirakesumawirakesuma1964@gmail.comI Wayan Mudanawayanmudana63@gmail.comI Wayan Kondrawayankondra@isi-dps.ac.id<p>Eksperimen menggunakan medium getah jantung pisang dalam penciptaan seni lukis di atas kain kanvas. Getah jantung pisang memiliki karakter unik, klasik dan spesifik dibandingkan dengan warna sintetis lainya. Getah jantung pisang cenderung menampilkan warna khas putih susu, abu-abu, coklat muda, hijau-kekuningan, merah dan coklat tua. Melukis menggunakan getah jantung pisang dimulai dari memetik buah jantung pisang di kebun. Eksplorasi tenik memotong-motong tangkai jantung pisang sampai mengeluarkan getah dan menetes di atas kain kanvas. Sejak itu saya melukis secara spontanitas menggunakan getah jantung pisang, dengan melibatkan gerakan jari-jari tangan, menekan jantung pisang secara lembut, sedang dan keras. Efek dari tekanan-tekanan getah jantung pisang menghasilkan warna alami, sesuai dengan intensitas gerakan jari-jari tangan di atas kanvas. Metode yang digunakan dilakukan secara spontanitas, mengikuti tahapan-tahapan proses penciptaan seni (E4): Eksistensi, Eksplorasi, Eksperimen dan Evaluasi. Realisasi (E4) mencerminkan eksistensi proses kreativitas saya. Pemanfaatan elemen-elemen seni rupa seperti cahaya, titik, garis, ruang, bidang, warna, tekstur, dan komposisi. Karya seni lukis yang dihasilkan antara lain berjudul: Eksperiment Garis 1, Eksperimen Garis 2, Eksperimen Garis 3, Eksperimen Kalaya 1 dan Eksperimen Kalaya 2. Penggunaan getah jantung pisang didorong oleh kebutuhan kreatiftas dan ekspresi jiwa agar menghasilkan karya seni yang bermutu, berkualitas serta memiliki nilai-nilai estetika yang tinggi.</p>2026-02-06T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 I Nengah Wirakesuma, I Wayan Mudana, I Wayan Kondrahttps://sostech.greenvest.co.id/index.php/sostech/article/view/32706Tinjauan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 Tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (Kuhp) Baru2026-02-01T09:52:09+00:00RR Sita Prameswarisitaprams@gmail.com<p>Pembaruan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) merupakan langkah penting dalam upaya membangun sistem hukum pidana nasional yang lebih sesuai dengan nilai Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta perkembangan masyarakat Indonesia. Pengesahan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP yang mulai berlaku pada 2 Januari 2026 menandai berakhirnya penggunaan hukum pidana peninggalan kolonial dan menghadirkan berbagai perubahan mendasar, baik dari segi paradigma pemidanaan maupun substansi pengaturan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis arah pembaruan KUHP Nasional serta implikasinya terhadap sistem hukum pidana dan kebebasan sipil di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis empiris dengan pendekatan deskriptif-analitis, melalui kajian peraturan perundang-undangan, doktrin hukum, dan literatur ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KUHP Baru mengedepankan pendekatan korektif, restoratif, dan rehabilitatif melalui penerapan double track system, serta berupaya menyesuaikan hukum pidana dengan dinamika sosial modern. Namun demikian, sejumlah ketentuan masih berpotensi menimbulkan multitafsir dan tantangan implementasi, khususnya terkait perlindungan hak asasi manusia dan kebebasan sipil. Oleh karena itu, keberhasilan KUHP Nasional sangat bergantung pada kesiapan aparat penegak hukum, harmonisasi regulasi, serta sosialisasi dan pengawasan yang berkelanjutan.</p>2026-02-07T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 RR Sita Prameswarihttps://sostech.greenvest.co.id/index.php/sostech/article/view/32704Aspek Tindak Pidana Penyebaran Konten Asusila LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender) di Media Sosial2026-02-01T09:49:45+00:00Febrilia Ivana Putrifebriliaivanaputri@gmail.comNoenik Soekorininoenik.soekorini@unitomo.ac.idMoh. Taufikmoh.taufik@unitomo.ac.id<p>Perkembangan media sosial telah memfasilitasi penyebaran konten asusila, termasuk yang bermuatan LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender), sehingga memunculkan persoalan hukum terkait klasifikasi tindak pidana dan upaya pertanggungjawaban pidananya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aspek tindak pidana dari penyebaran konten asusila LGBT di media sosial serta mengkaji mekanisme pertanggungjawaban pidana bagi pelakunya berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Metode penelitian yang digunakan adalah normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan konseptual (conceptual approach), melalui studi kepustakaan terhadap bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyebaran konten asusila LGBT dikategorikan sebagai tindak pidana bukan berdasarkan orientasi seksual, melainkan karena muatan asusila yang disebarluaskan ke publik. Pertanggungjawaban pidana dikenakan dengan melihat unsur kesengajaan pelaku, dan sanksinya diatur dalam Undang-Undang Pornografi (UU No. 44 Tahun 2008) serta Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU No. 1 Tahun 2024). Namun, efektivitas penegakan hukum masih mengalami kendala seperti ketidakjelasan norma, inkonsistensi aparat, dan rendahnya kesadaran masyarakat. Simpulan penelitian menekankan pentingnya penegakan hukum yang objektif—berfokus pada perbuatan, bukan identitas—serta perlunya peningkatan kepastian hukum, profesionalisme penegak hukum, dan edukasi masyarakat untuk mengoptimalkan pencegahan dan penanganan penyebaran konten asusila di ruang digital.</p>2026-02-11T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Febrilia Ivana Putri, Noenik Soekorini, Moh. Taufikhttps://sostech.greenvest.co.id/index.php/sostech/article/view/32699Perbandingan Kewenangan dan Tanggung Jawab Direksi Berkewarganegaraan Asing di Indonesia dan Jepang2026-02-01T09:47:21+00:00Juniantes Renato Apolsoy Sinagajuniantes.sinaga@tokyoconsultinggroup.comFenny Wulandaridosen01493@unpam.ac.idTaufik Kurrohmandosen00643@unpam.ac.idGabriela Esra Sinagagabrielaesra234@students.unnes.ac.id<p>Studi ini meneliti perbandingan kewenangan dan tanggung jawab direktur asing di Indonesia dan Jepang, serta tantangan yang dihadapi oleh investor asing. Di Indonesia, Perseroan Terbatas (PT) diatur oleh Undang-Undang No. 40 Tahun 2007, sedangkan di Jepang, struktur hukum seperti Godo Kaisha (KPP) dan Kabushiki Kaisha berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan peraturan hukum mengenai kewenangan dan tanggung jawab direktur asing di kedua negara dan mengevaluasi implementasinya. Metodologi yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan legislatif dan komparatif, dan analisis data dilakukan secara kualitatif. Teori yang digunakan meliputi Teori Kepastian Hukum, Teori Ultra Vires, dan Teori Kewajiban Fidusia. Analisis menunjukkan bahwa di Indonesia, direktur asing menghadapi tantangan kepatuhan yang kompleks, sedangkan di Jepang, meskipun tidak ada pembatasan kewarganegaraan, mereka harus mematuhi standar tata kelola yang ketat. Indonesia mengandalkan mekanisme checks and balances, sementara Jepang menerapkan prinsip kehati-hatian yang lebih terstruktur.</p>2026-02-05T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Juniantes Renato Apolsoy Sinaga, Fenny Wulandari, Taufik Kurrohman, Gabriela Esra Sinagahttps://sostech.greenvest.co.id/index.php/sostech/article/view/32696Evaluasi Perbandingan Daya Dukung Tiang Bor Metode Analisis Reese Dan Allpile Terhadap Hasil Uji Pda2026-02-06T09:24:13+00:00Kevin Benedict Owen Juniorkevinowen2501@gmail.comAsriwiyanti Desianiasriwiyanti.desiani@eng.maranatha.edu<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kapasitas daya dukung pondasi tiang bor melalui pendekatan metode analitis dan perangkat lunak, serta membandingkannya dengan hasil uji dinamis lapangan menggunakan Pile Driving Analyzer (PDA). Metode analitis yang digunakan adalah Reese & Wright (1977) dan perangkat lunak Allpile. Data penyelidikan tanah diperoleh dari proyek pembangunan Gedung Eiger Setiabudi, Bandung, berupa data lapangan SPT dan hasil pengujian laboratorium. Dimensi tiang bor yang akan di analisis berdiameter 0,5 m dan 0,6 m dengan panjang 16 meter. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa nilai daya dukung maksimum metode Reese & Wright adalah 191,34 ton, Allpile sebesar 189,78 ton, sehingga diputuskan untuk membuat tiang bor dengan dimensi 0,6 m berkapasitas 75 ton. Pengujian tiang menggunakan PDA menghasilkan daya dukung ultimit sebesar 189,06 ton dan penurunan maksimum (DMX) sebesar 2.66 mm. Diameter 0,6 m memenuhi persyaratan faktor keamanan minimal dan dianggap aman digunakan. Hasil ini menegaskan pentingnya verifikasi desain teoritis dengan uji lapangan untuk meningkatkan akurasi perencanaan pondasi.</p>2026-02-11T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Kevin Benedict Owen Junior, Asriwiyanti Desianihttps://sostech.greenvest.co.id/index.php/sostech/article/view/32694Pengaruh Persepsi Manfaat, Persepsi Kemudahan, dan Kepercayaan Terhadap Keputusan Penggunaan E-Wallet Dana Dompet Digital Pada Generasi Z di Kota Pekanbaru2026-01-27T08:43:36+00:00Nurwila NurwilaNurwila1711@student.uir.ac.idSyaefulloh Syaefullohsyaefulloh@eco.uir.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh persepsi manfaat, persepsi kemudahan, dan kepercayaan terhadap keputusan penggunaan e-wallet DANA pada Generasi Z di Kota Pekanbaru. Perkembangan teknologi finansial mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam bertransaksi secara digital, khususnya di kalangan Generasi Z yang memiliki tingkat adaptasi tinggi terhadap inovasi teknologi. Namun, keputusan penggunaan e-wallet tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan teknologi, melainkan juga oleh persepsi pengguna terhadap manfaat, kemudahan penggunaan, serta tingkat kepercayaan terhadap sistem yang digunakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Sampel penelitian berjumlah 100 responden Generasi Z di Kota Pekanbaru yang pernah menggunakan e-wallet DANA, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi manfaat, persepsi kemudahan, dan kepercayaan secara parsial maupun simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan penggunaan e-wallet DANA. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,333 menunjukkan bahwa ketiga variabel independen mampu menjelaskan 33,3% variasi keputusan penggunaan, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan nilai manfaat, kemudahan antarmuka, serta keamanan dan keandalan sistem dalam mendorong adopsi e-wallet di kalangan Generasi Z.</p>2026-02-11T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Nurwila Nurwila, Syaefulloh Syaefullohhttps://sostech.greenvest.co.id/index.php/sostech/article/view/32692E-Portofolio Audio-Visual Sebagai Metode Penilaian Kompetensi Siswa Sekolah Menengah Kejuruan2026-01-27T08:41:41+00:00Franssiscus Xaverius Theoraharjotheoraharjo@gmail.comTri Kuattheoraharjo@gmail.comBudi Santosatheoraharjo@gmail.com<p>Penilaian kompetensi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) pada mata pelajaran produktif menuntut metode yang mampu mengukur capaian kompetensi secara autentik, khususnya dalam konteks pembelajaran daring. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis metode penilaian kompetensi siswa yang diterapkan secara online di SMK Muhammadiyah 1 Playen Kabupaten Gunungkidul; (2) mengembangkan metode penilaian kompetensi siswa menggunakan e-portofolio berbasis audio-visual secara online; dan (3) menganalisis efektivitas penerapan metode penilaian tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model ADDIE. Teknik pengumpulan data meliputi kuesioner, pretest, dan posttest. Uji efektivitas dilakukan melalui kuasi eksperimen pada satu kelas yang dibagi menjadi kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Data pretest dan posttest dianalisis menggunakan uji Paired Sample T-Test dan Independent Sample T-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode penilaian kompetensi siswa yang selama ini diterapkan secara online belum efektif. Sebaliknya, penerapan e-portofolio berbasis audio-visual terbukti efektif dan mampu memperbaiki kualitas penilaian kompetensi siswa. Hasil uji independent sample t-test pada nilai posttest menunjukkan signifikansi sebesar 0,002 (p < 0,05), yang mengindikasikan adanya perbedaan signifikan antara kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Dengan demikian, e-portofolio berbasis audio-visual efektif digunakan sebagai metode penilaian kompetensi siswa pada mata pelajaran produktif di SMK Muhammadiyah 1 Playen Gunungkidul.</p>2026-02-05T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Franssiscus Xaverius Theoraharjo, Tri Kuat, Budi Santosahttps://sostech.greenvest.co.id/index.php/sostech/article/view/32711Strategi Pemasaran Nutritional Heritage: Transformasi UMKM ‘‘Salmontok‘‘ Berbasis Ekonomi Sirkular Menuju Pasar Premium2026-02-05T07:22:52+00:00Siti Unsiyasiti.unsiya@gmail.comBernard T. Widjajabernard.widjaja@ukrida.ac.id<p style="margin: 0cm; text-align: justify;"><span style="font-size: 10.0pt;">Pergeseran pola konsumsi masyarakat menuju gaya hidup sehat dan berkelanjutan membuka peluang besar bagi produk pangan fungsional. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pemasaran komprehensif bagi Salmontok, sebuah UMKM pengolah limbah kulit ikan salmon di Bali, dalam melakukan transisi dari skala mikro ke pasar premium. Menggunakan kerangka kerja STP (Segmenting, Targeting, Positioning) dan bauran pemasaran 4P, artikel ini menganalisis bagaimana integrasi nilai ekonomi sirkular dan manfaat nutrisi fungsional dapat menjadi keunggulan kompetitif. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pengembangan usaha Salmontok dalam jangka waktu 3–5 tahun, dengan fokus pada penguatan struktur pemasaran dan perluasan jangkauan pasar secara terstruktur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian terapan (<em>applied research</em>). Metode studi kasus digunakan untuk menganalisis dinamika internal dan eksternal melalui wawancara, observasi, survei terhadap lebih dari 100 responden, serta analisis matriks SWOT dan TOWS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk Salmontok dinilai sangat layak secara pasar (<em>Market Viable</em>) dengan minat beli ulang yang tinggi dan ceruk pasar yang jelas di kalangan konsumen <em>health-conscious</em> dan wisatawan. Strategi utama yang dirumuskan meliputi transformasi kapasitas produksi melalui mekanisasi dan implementasi strategi pemasaran <em>Hybrid Channel</em> (kombinasi digital dan <em>offline</em> premium).Salmontok perlu memposisikan diri sebagai <em>"Nutritional Heritage Snack"</em> untuk meningkatkan nilai tawar produk. Investasi strategis sebesar Rp850 juta dengan alokasi anggaran pemasaran sebesar 21% diproyeksikan mampu mengatasi kendala operasional, memperluas distribusi nasional di 8 kota besar, serta menjamin keberlanjutan bisnis berbasis potensi lokal.</span></p>2026-02-10T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Siti Unsiya, Bernard T. Widjajahttps://sostech.greenvest.co.id/index.php/sostech/article/view/32688The Effect of Interpersonal Communication Among Coworkers on the Mental Well–Being of Generation Z in Contemporary Work Settings 2026-01-27T08:19:10+00:00Irene Putriirenedjauri@gmail.comLaurensius Reinald Diansilves Duerheynalddue@gmail.comDaniel Dehadanieldeha@lemondial.ac.idKhamoto Halawakhamotohalawa46@gmail.comEllyzabeth Siswardaniirenedjauri@gmail.com<p><em>Generation Z now dominates Indonesia’s workforce and is known for valuing work–life balance and mental health. However, many companies face challenges such as work stress and high turnover among young employees. One key factor influencing this condition is the quality of coworker communication. This study aims to describe the quality of coworker communication, identify the mental health condition of Generation Z employees, and analyze the influence of coworker communication on mental health in modern workplaces. The research employed a quantitative approach through a closed-ended questionnaire (Likert scale 1–5) involving 70 Generation Z employees from various companies in Indonesia, complemented by qualitative semi-structured interviews to deepen understanding. Data were collected from October 2 to October 16, 2025, and analyzed using multiple linear regression with SPSS. The findings reveal a positive and significant influence of coworker communication quality on employees’ mental health, contributing 35% to the variation in mental health conditions. The novelty of this study lies in its specific focus on the relationship between coworker communication and mental health within Indonesia’s Generation Z workforce. The research implies that human resource management strategies should emphasize open communication, flexible work arrangements, and psychological support programs to improve the well-being of young employees.</em></p>2026-02-04T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Irene Putri, Laurensius Reinald Diansilves Due, Daniel Deha, Khamoto Halawa, Ellyzabeth Siswardanihttps://sostech.greenvest.co.id/index.php/sostech/article/view/32709Konstruksi Hak Bantuan Hukum dalam KUHAP 2025 dan Implikasinya Terhadap Sistem Peradilan Pidana2026-02-01T10:18:17+00:00Rayner Tanmadibrataraynertanmadibrata@gmail.com<p>Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) membawa pembaruan penting dalam pengaturan hak tersangka, khususnya terkait bantuan hukum. Pembaruan tersebut tidak hanya tercermin dalam Pasal 31 mengenai kewajiban pemberitahuan hak, tetapi terutama dalam Pasal 142 yang secara sistematis merumuskan hak-hak fundamental Tersangka atau Terdakwa, termasuk hak untuk mendapat pendampingan Advokat dalam setiap pemeriksaan. Namun demikian, pengaturan tersebut tidak disertai kewajiban normatif bagi penyidik untuk menghadirkan penasihat hukum sebagai pemenuhan hak tersebut. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis konstruksi normatif hak bantuan hukum dalam KUHAP 2025 serta implikasinya terhadap perlindungan hak tersangka dalam sistem peradilan pidana. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penempatan bantuan hukum sebagai hak opsional tanpa kewajiban aktif negara berpotensi mereduksi efektivitas perlindungan hak tersangka dan menjadikan hak tersebut bersifat formalistik. Oleh karena itu, diperlukan penguatan norma agar hak bantuan hukum tidak hanya bersifat deklaratif, melainkan juga operasional dalam menjamin akses terhadap keadilan.</p>2026-02-07T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Rayner Tanmadibratahttps://sostech.greenvest.co.id/index.php/sostech/article/view/32683Tinjauan Siyasah Dauliyah Terhadap Potensi Arah Politik Ekonomi Indonesia Pasca Bergabung Dengan Brics (Brazil, Rusia, India, China, South Africa)2026-01-27T08:22:16+00:00Muhammad Widi Azzaqimwaartzacky3@gmail.comYana Sutianayanasutiana@uinsgd.ac.idBudi Tresnayaditresnayadi@gmail.com<p>Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kecenderungan arah politik ekonomi Indonesia pasca keanggotaan BRICS, mengidentifikasi peluang serta risiko yang menyertainya, dan mengevaluasi kesesuaiannya dengan prinsip-prinsip Siyasah Dauliyah, khususnya al-‘Adalah (keadilan) dan at-Ta’awun (kerja sama). Kerangka berpikir penelitian menggabungkan teori Ekonomi Politik Internasional (merkantilisme, liberalisme, dan strukturalisme), teori dependensi, prinsip-prinsip Siyasah Dauliyah, serta dasar hukum Indonesia (Pasal 33 ayat (4) UUD 1945, UU No. 37 Tahun 1999, dan UU No. 24 Tahun 2000). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui studi pustaka, analisis dokumen, serta penelusuran data sekunder terkait dinamika BRICS dan kebijakan ekonomi Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa arah politik ekonomi Indonesia pasca bergabung dengan BRICS cenderung menuju model semi-merkantilis yang menekankan kedaulatan ekonomi melalui hilirisasi dan diversifikasi kerja sama, namun secara struktural Indonesia masih berada pada posisi semi-periphery yang bergantung pada teknologi dan modal negara besar BRICS, terutama Tiongkok. Keanggotaan BRICS menghadirkan peluang strategis seperti perluasan pasar, peningkatan investasi, dan penguatan posisi geopolitik, tetapi juga menimbulkan risiko berupa potensi ketergantungan baru (neo-dependensi), asimetri posisi tawar, dan kemungkinan tekanan politik ekonomi antarnegara anggota. Dari perspektif Siyasah Dauliyah, keanggotaan Indonesia dapat bernilai maslahat apabila mampu memperkuat kemandirian nasional, memastikan distribusi manfaat yang adil, dan menjaga kemaslahatan publik, namun berpotensi tidak memenuhi prinsip keadilan dan kerja sama apabila menghasilkan ketergantungan struktural yang merugikan.</p>2026-02-05T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Muhammad Widi Azzaqi, Yana Sutiana, Budi Tresnayadihttps://sostech.greenvest.co.id/index.php/sostech/article/view/32707Artificial Intelligence in Healthcare in Indonesia: Are We Ready to Race for Golden Indonesia 2045?2026-02-05T07:21:19+00:00I Wayan Sadwikasadwika@unbi.ac.id<p>Indonesia stands at a decisive moment in implementing artificial intelligence (AI) to advance its healthcare system toward the Golden Indonesia 2045 vision. Despite promising clinical results, substantial gaps in infrastructure, regulation, and workforce capacity persist. This analytical review evaluates the current implementation of AI in Indonesian healthcare, identifies key barriers, and proposes strategic recommendations to achieve equitable and responsible AI integration aligned with national development goals. A narrative synthesis was conducted using targeted literature from PubMed, Google Scholar, Garuda, and SINTA (2020–2025), supplemented by national policy documents, SATUSEHAT governance reports, and Delphi consensus studies. Forty-two sources addressing clinical applications, regulatory frameworks, infrastructure, workforce readiness, and equity were thematically analyzed. Comparative benchmarking included regional maturity catalogues and international standards (EU AI Act, Singapore, Australia). AI demonstrates strong efficacy in diagnostics (e.g., 89.3% accuracy in diabetic retinopathy screening), telemedicine, and chronic disease management. However, Indonesia’s AI healthcare maturity score (52/100) lags behind Singapore (92) and Malaysia (78), constrained by fragmented regulation, rural digital divides, limited workforce AI literacy (≈58.7% lacking competence), and governance gaps in transparency and explainability. Coordinated policy reform, infrastructure investment, workforce training, and equity-focused implementation are essential to prevent technological dependency and fulfill AI’s potential for achieving universal health coverage by 2045.</p>2026-02-10T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 I Wayan Sadwikahttps://sostech.greenvest.co.id/index.php/sostech/article/view/32680Persepsi Anggota Pusdima Unmul Dibalik Keputusan Memboikot Produk Pro Israel2026-01-27T08:11:42+00:00Wisda Aprilia Syakaapriliawisda@gmail.comKezia Arum Sarykezia.arumsary@fisip.unmul.ac.idAinun Ni'matu Rohmahainunrohmah@fisip.unmul.ac.idKadek Dristiana Dwivayanikadek.dwivayani@fisip.unmul.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk memahami persepsi komunikasi anggota Pusat Dakwah Islam Mahasiswa (PUSDIMA) Universitas Mulawarman dalam memutuskan membeli atau tidak membeli produk pro-Israel di tengah gerakan boikot. Fenomena boikot dipandang sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan terhadap Palestina dan menjadi isu global yang memengaruhi perilaku konsumsi mahasiswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik snowball sampling terhadap empat informan aktif PUSDIMA. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, dokumentasi, dan dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman dengan kerangka Theory of Reasoned Action (TRA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi anggota PUSDIMA terbentuk melalui interaksi nilai agama, moral, pengalaman pribadi, dan pengaruh lingkungan sosial. Seluruh informan menunjukkan sikap negatif terhadap produk pro-Israel, didorong motivasi moral dan spiritual, serta diperkuat oleh norma sosial dalam komunitas dakwah kampus. Minat terhadap produk pro-Israel sangat rendah, bahkan cenderung nihil, meskipun secara kualitas dianggap baik. Keputusan untuk memboikot dilakukan secara konsisten dan tidak bersifat emosional sesaat, melainkan hasil pertimbangan etis yang matang. Temuan ini menegaskan bahwa sikap dan norma subjektif berperan penting dalam membentuk niat, yang kemudian diwujudkan dalam perilaku nyata berupa boikot. Penelitian ini memberikan kontribusi pada kajian ilmu komunikasi, khususnya mengenai persepsi komunikasi dalam kaitannya dengan perilaku konsumsi berbasis nilai ideologis dan etis di kalangan mahasiswa Muslim.</p>2026-02-03T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Kezia Arum Sary, Ainun Ni'matu Rohmah, Kadek Dristiana Dwivayanihttps://sostech.greenvest.co.id/index.php/sostech/article/view/32705Tinjauan Yuridis Perbandingan KUHP Lama dan KUHP Baru dalam Sistem Peradilan Pidana Indonesia2026-02-01T09:50:54+00:00Reno Apri Dwijayantoreno.dwijayanto@gmail.com<p>Sistem peradilan pidana Indonesia telah lama berlandaskan pada Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) warisan kolonial yang dinilai kurang responsif terhadap perkembangan nilai-nilai masyarakat modern dan prinsip hak asasi manusia. Sebagai upaya pembaruan, pemerintah mengesahkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP sebagai instrumen hukum pidana nasional yang baru. Penelitian ini menganalisis perbandingan KUHP lama (WvS) dan KUHP baru (Undang-Undang Nomor 1 tahun 2023) serta implikasinya terhadap penegakan hukum pidana. Metode yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Hasil kajian menunjukkan bahwa KUHP baru membawa perubahan substansial, antara lain penghapusan dikotomi kejahatan dan pelanggaran, pengakuan korporasi sebagai subjek hukum pidana, perumusan tujuan pemidanaan, serta pengakuan terbatas terhadap hukum yang hidup dalam masyarakat. Perubahan tersebut mencerminkan pergeseran paradigma pemidanaan menuju pendekatan yang lebih berimbang dan berorientasi pada perlindungan hak asasi manusia. Namun, penerapannya masih menghadapi tantangan terkait kesiapan aparat penegak hukum dan harmonisasi peraturan, sehingga efektivitas KUHP baru sangat bergantung pada konsistensi implementasi dan profesionalisme institusi penegak hukum.</p>2026-02-16T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Reno Apri Dwijayanto