Pengetahuan dan Pemahaman Tentang Perkembangan Identitas Psikologi Sosial dalam Bimbingan dan Konseling Multibudaya : Studi Literatur
DOI:
https://doi.org/10.59188/jurnalsostech.v6i4.32786Keywords:
Konseling multibudaya, identitas sosial, psikologi sosialAbstract
Latar belakang: Dalam dunia yang semakin multikultural, pemahaman mengenai identitas sosial sangat penting dalam konteks bimbingan dan konseling. Terutama di Indonesia, yang kaya akan keberagaman budaya, latar belakang sosial dan budaya konseli mempengaruhi cara mereka melihat diri mereka dan masalah yang dihadapi.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran psikologi sosial dalam bimbingan dan konseling multibudaya, dengan fokus pada identitas sosial dan penerapannya dalam layanan konseling.
Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan studi literatur dengan analisis kualitatif deskriptif untuk mengkaji perkembangan teori dan praktik konseling multibudaya dalam psikologi sosial.
Hasil: Temuan penelitian menunjukkan bahwa pemahaman tentang identitas sosial, terutama yang terkait dengan perbedaan budaya, memainkan peran besar dalam proses konseling. Konselor yang memiliki kepekaan budaya dapat memberikan layanan yang lebih efektif dengan mengakui perbedaan latar belakang sosial dan budaya konseli.
Kesimpulan: Konseling multibudaya sangat bergantung pada kompetensi konselor dalam memahami identitas sosial konseli. Kepekaan budaya dan penerapan teori identitas sosial dapat meningkatkan efektivitas konseling lintas budaya.
References
Anggriana, T. M., & Finayanti, J. (2022). Konselor Profesional dalam Kajian Multibudaya. Arini, L., Firman, F., & Neviyarni, N. (2025). Bimbingan Konseling Dalam Krisis Identitas
Dan Budaya: Pendekatan Multikultural Dan Penerapannya. Journal of Multidisciplinary Inquiry in Science, Technology and Educational Research, 2(1b), 2130-2138.
Baharuddin, F., & Rachmah, E. N. (2019). Dinamika Identitas Sosial Pada Anggota Kelompok Reog Singo Mangku Joyo Di Surabaya. In Prosiding Seminar Nasional & Call Paper Psikologi Sosial (pp. 194-201).
Dilahwangsa, Z. (2022). Pembentukan Wacana Dwi Kewarganegaraan oleh Komunitas Diaspora Indonesia dalam Perspektif Teori Identitas Sosial. Kajian, 27(1), 43-56.
Hafidhoh, A. E. N., Fadhli, R. I., & Rochmawati, N. (2021). Pemaknaan Pakaian Khas Masyarakat Sedulur Sikep Sebagai Identitas Sosial. Jurnal Psikologi Perseptual, 6(1).
Kartikasari, W. A., Suhaili, N., & Netrawati, N. (2023). Problematika multikultural dalam pelaksanaan layanan konseling kelompok. SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling, 7(1), 49-60.
Khowatim, K. (2020). Peran konselor dalam konseling multibudaya untuk mewujudkan kesetaraan gender. Jurnal Bikotetik (Bimbingan Dan Konseling: Teori Dan Praktik), 4(1), 10-15.
Kurniawan, M. A. (2017). Multikultural: Wacana Pendidikan Islam Yang Belum Baku. Ri'ayah: Jurnal Sosial dan Keagamaan, 2(02), 105-119.
Corey, G. (2013). Theory and Practice of Counseling and Psychotherapy. Belmont: Brooks/Cole.
Erikson, E. (1968). Identity: Youth and Crisis. New York: Norton.
Sue, D.W & Sue, D. (2016). Counseling the Culturally Diverse. New Jersey: Wiley.
Tajfel, H. (1982). Social Identity and Intergroup Relations. Cambridge: Cambridge University Press.
Corey, G. (2017). Theory and Practice of Counseling and Psychotherapy.
Sue, D. W., & Sue, D. (2016). Counseling the Culturally Diverse: Theory and Practice.
Erikson, E. H. (1968). Identity: Youth and Crisis.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Melatika Kurnia Devi, Bakhrudin All Habsy

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA). that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.



