Strategi Kebijakan Hilirisasi Komoditas Kopi di Provinsi Bengkulu dalam Rangka Peningkatan Nilai Tambah dan Daya Saing Daerah
DOI:
https://doi.org/10.59188/jurnalsostech.v6i4.32795Keywords:
hilirisasi kopi, rantai nilai, daya saing daerah, klaster industri, kebijakan publikAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi kebijakan hilirisasi komoditas kopi di Provinsi Bengkulu dalam rangka meningkatkan nilai tambah dan daya saing daerah. Latar belakang penelitian didasarkan pada masih dominannya pemasaran kopi dalam bentuk bahan mentah (green bean) yang menyebabkan rendahnya nilai tambah yang dinikmati oleh masyarakat lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan analisis kebijakan secara deskriptif kualitatif dengan memanfaatkan teori rantai nilai, daya saing Porter, serta evaluasi kebijakan menggunakan metode William N. Dunn. Hasil analisis menunjukkan bahwa struktur rantai nilai kopi Bengkulu masih terfokus pada sektor hulu, sementara aktivitas hilir seperti pengolahan, pengemasan, dan branding masih terbatas. Kondisi ini menyebabkan kebocoran nilai tambah dan rendahnya daya saing produk di pasar nasional maupun internasional. Evaluasi alternatif kebijakan menunjukkan bahwa pengembangan klaster industri kopi terintegrasi merupakan strategi paling efektif, karena mampu meningkatkan kapasitas pengolahan, memperkuat keterkaitan antar pelaku, serta menciptakan nilai tambah secara lebih merata. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa hilirisasi kopi melalui pendekatan klaster industri yang terintegrasi menjadi kunci dalam mendorong transformasi ekonomi daerah berbasis nilai tambah. Implementasi kebijakan yang didukung oleh penguatan kelembagaan, pembiayaan kolaboratif, dan pengembangan branding diyakini mampu meningkatkan kesejahteraan petani serta daya saing kopi Bengkulu secara berkelanjutan.
References
-
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Oki Sumbogo

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA). that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.



