Pengaruh Digitalisasi Stock Opname terhadap Efisiensi Kerja dan Akurasi Data Persediaan di Rumah Sakit PELNI

Authors

  • Wahid Budhi Utomo Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Isti Ekatana Upaweda, Indonesia
  • Shalahuddin Shalahuddin Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Isti Ekatana Upaweda, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59188/jurnalsostech.v6i5.32819

Keywords:

Digitalisasi, Stock Opname, Manajemen Logistik Obat, Rumah Sakit PELNI, Efisiensi Operasional

Abstract

Digitalisasi dalam manajemen logistik obat di rumah sakit telah bertransformasi dari sekadar pilihan menjadi kebutuhan mendesak di era industri 4.0. Penelitian ini mengeksplorasi implementasi Digitalisasi Stock Opname (DG-Stock) sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan melalui manajemen logistik yang lebih efisien dan efektif di Rumah Sakit PELNI. Fokus utama penelitian ini adalah mengevaluasi transisi dari sistem pencatatan manual ke platform digital berbasis aplikasi (AppSheet) dan dampaknya terhadap operasional rumah sakit. Metodologi penelitian mencakup analisis kuantitatif dan kualitatif terhadap akurasi pendataan inventaris, efisiensi waktu proses stock opname, serta dampak finansial terkait pengeluaran operasional rumah sakit. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penerapan DG-Stock secara signifikan mampu mereduksi waktu pengerjaan stock opname serta meminimalisir potensi human error dalam pencatatan stok obat dan alat kesehatan. Selain aspek teknis, penelitian ini juga menyoroti dimensi manajemen perubahan, termasuk tantangan dalam mengadopsi teknologi baru seperti kebutuhan pelatihan intensif bagi sumber daya manusia dan kompleksitas integrasi sistem digital dengan alur kerja (SOP) yang sudah berjalan. Hasil analisis menyimpulkan bahwa digitalisasi Stock Opname tidak hanya mengoptimalkan akurasi data real-time, tetapi juga memberikan kontribusi positif terhadap efisiensi biaya melalui pengendalian stok yang lebih ketat untuk mencegah terjadinya stok mati (dead stock) maupun kekosongan obat (stockout). Wawasan yang dihasilkan dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi panduan strategis bagi manajemen rumah sakit dan pemangku kepentingan dalam mengambil kebijakan berbasis data guna meningkatkan transparansi operasional dan standar pelayanan pasien secara berkelanjutan.

References

Ageron, B., Benzidia, S., & Bourlakis, M. (2018). Healthcare logistics and supply chain: Issues and future challenges. Supply Chain Forum: An International Journal, 19(1), 1–3. https://doi.org/10.1080/16258312.2018.1433353

Ferretti, M., Favalli, A., & Zangrandi, A. (2015). Impacts of an automated dispensing system on logistics and economic performance in a hospital pharmacy. Leadership in Health Services, 28(1), 68–80. https://doi.org/10.1108/LHS-11-2013-0039

Indonesia, K. K. R. (2016). Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 34 Tahun 2016 tentang perubahan atas Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 58 Tahun 2014 tentang standar pelayanan kefarmasian di rumah sakit.

Indonesia, P. R. S. S. (2025). Implementasi Digistock: Solusi cepat, akurat, dan hemat untuk stock opname di lingkungan logistics Rumah Sakit Pelni. https://www.persi.or.id/makalah-persi-award-makersi-award-tahun-2025/

Kahouei, M., Zadeh, J. M., & Roghani, P. S. (2014). The evaluation of functionality of hospital information systems (HIS) in two educational hospitals in a developing country. Materia Socio Medica, 26(2), 133–137. https://doi.org/10.5455/msm.2014.26.133-137

Kefale, A. T., & Shebo, H. H. (2019). Availability of essential medicines and pharmaceutical inventory management practice at health centers of Adama town, Ethiopia. BMC Health Services Research, 19(1), 1–7. https://doi.org/10.1186/S12913-019-4087-0

Kesehatan, B. L. (2022). Survei penggunaan teknologi digital di sektor kesehatan. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.

Kumar, S., & Chakravarty, A. (2015). ABC-VED analysis of expendable medical stores at a tertiary care hospital. Medical Journal Armed Forces India, 71(1), 24–27. https://doi.org/10.1016/j.mjafi.2014.07.002

Lee, J. Y., Leblanc, K., Fernandes, O. A., Huh, J. H., Wong, G. G., Hamandi, B., Lam, R., Musing, E., Bayliff, C., & Walker, S. E. (2010). Medication reconciliation during internal hospital transfer and impact of computerized prescriber order entry. Annals of Pharmacotherapy, 44(12), 1887–1895. https://doi.org/10.1345/aph.1P314

Marcos-Neira, P., Moreira-Aguayo, M. J., Benavent, A. M., Hernández, E. C., Maristany, C. P., & Veigas, J. A. R. (2015). Safety improvement after implementing an automated dispensing system in a surgical intensive care unit. Journal of Critical Care, 30(5), 1171-e7. https://doi.org/10.1016/j.jcrc.2015.06.009

Moons, K., Waeyenbergh, G., & Pintelon, L. (2019). Measuring the logistics performance of internal hospital supply chains: A literature study. Omega, 82, 205–217. https://doi.org/10.1016/j.omega.2018.01.007

Narayana, S. A., Pati, R. K., & Vrat, P. (2014). Managerial research on the pharmaceutical supply chain: A critical review and some insights for future directions. Journal of Purchasing and Supply Management, 20(1), 18–40. https://doi.org/10.1016/j.pursup.2013.09.001

Pérez-Toribio, A., Figueiredo-Escribá, C., Clopés-Estela, A., Leiva-Badosa, E., Colom-Codina, H., & Jódar-Masanes, R. (2017). Implementation of an electronic prescription system and its impact on medication errors in a tertiary hospital. Journal of Pharmacy Practice, 30(4), 429–436. https://doi.org/10.1177/0897190016643163

RI, K. K. (2017). Panduan penggunaan sistem informasi manajemen logistik di instalasi farmasi pemerintah. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

RI, K. K. (2023). Laporan tahunan pengelolaan rumah sakit. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Sari, D. (2022). Pengaruh digitalisasi terhadap akurasi manajemen persediaan di RSUD Jawa Timur. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 15(2), 123–130.

Trenfield, S. J., Awad, A., Goyanes, A., Gaisford, S., & Basit, A. W. (2018). 3D printing pharmaceuticals: drug development to frontline care. Trends in Pharmacological Sciences, 39(5), 440–451. https://doi.org/10.1016/j.tips.2018.02.006

Volland, J., Fügener, A., Schoenfelder, J., & Brunner, J. O. (2017). Material logistics in hospitals: A literature review. Omega, 69, 82–101. https://doi.org/10.1016/j.omega.2016.08.004

Williams, S. D., Phipps, D. L., & Ashcroft, D. M. (2015). Understanding the attitudes of hospital pharmacists to reporting medication incidents: A qualitative study. Research in Social and Administrative Pharmacy, 11(6), 788–798. https://doi.org/10.1016/j.sapharm.2014.12.002

Zheng, W. Y., Lichtner, V., Van Dort, B. A., & Baysari, M. T. (2021). The impact of introducing automated dispensing cabinets, barcode medication administration, and closed-loop electronic medication management systems on work processes and safety of controlled medications in hospitals: A systematic review. Research in Social and Administrative Pharmacy, 17(5), 832–841. https://doi.org/10.1016/j.sapharm.2020.08.001

Downloads

Published

2026-05-25

How to Cite

Utomo, W. B., & Shalahuddin, S. (2026). Pengaruh Digitalisasi Stock Opname terhadap Efisiensi Kerja dan Akurasi Data Persediaan di Rumah Sakit PELNI . Jurnal Sosial Teknologi, 6(5), 1752–1763. https://doi.org/10.59188/jurnalsostech.v6i5.32819