Analisis Tingkat Walkability Index Pada Jalur Pejalan Kaki di Kota Bitung
DOI:
https://doi.org/10.59188/jurnalsostech.v5i1.31822Keywords:
walkability, fasilitas pejalan kaki, indeks kelayakan berjalanAbstract
Penelitian ini mengevaluasi tingkat Walkability jalur pejalan kaki di Jalan Sam Ratulangi Kota Bitung menggunakan metode Pedoman Penentuan Indeks Kelayakan Berjalan (PPIKB) dan Importance Performance Analysis (IPA). Metode penelitian mencakup pendekatan kuantitatif dan kualitatif melalui survei terhadap 455 responden yang dipilih menggunakan rumus Slovin. Evaluasi mencakup tujuh parameter, yaitu kualitas jalur, fasilitas pendukung, infrastruktur disabilitas, penghalang, penyeberangan, konflik moda, dan keamanan. Hasil analisis menunjukkan bahwa lima parameter memiliki kategori "Sangat Baik," satu parameter "Baik," dan satu parameter "Cukup Baik." Rata-rata tingkat pelayanan jalur pejalan kaki mencapai kategori A menurut HCM 2000, menunjukkan kelancaran arus pejalan kaki dengan kecepatan rata-rata 58,984 m/menit dan kepadatan 2,406 orang/m². Analisis IPA mengidentifikasi beberapa aspek yang perlu ditingkatkan, seperti ketersediaan fasilitas pendukung dan penyeberangan. Kesimpulan penelitian ini menegaskan perlunya peningkatan fasilitas pejalan kaki guna mendukung kenyamanan, keselamatan, dan efisiensi transportasi ramah lingkungan. Untuk meningkatkan Walkability, direkomendasikan penambahan kanopi, penerangan, tempat duduk, dan pelandaian pada zona penyeberangan. Pemantauan dan evaluasi berkala juga disarankan guna memastikan peningkatan kualitas layanan jalur pejalan kaki dan memenuhi kebutuhan pengguna. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan infrastruktur perkotaan yang lebih ramah pejalan kaki di Kota Bitung.
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Lucia Ingrid Regina Lefrandt, Haslinda Dumbela, Joice Elfrida Waani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA). that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.




