Penerapan Forensic Science Dalam Proses Penyidikan Kasus Pembunuhan Vina Dan Risky: Antara Bukti Ilmiah Dan Keadilan Substantif
DOI:
https://doi.org/10.59188/jurnalsostech.v5i5.32152Keywords:
Forensic Science, Penegakan Hukum, Penyidikan, Bukti Ilmiah, Keadilan SubstantifAbstract
Kasus pembunuhan Vina dan Risky di Cirebon kembali mencuat setelah penetapan Pegi Setiawan sebagai tersangka, menimbulkan kontroversi terkait keabsahan alat bukti dan prosedur penyidikan. Penelitian ini menganalisis proses penyidikan dari perspektif forensic science, menunjukkan bahwa penerapan metode ilmiah, seperti analisis DNA dan rekonstruksi kejadian, berperan penting dalam memastikan kepastian hukum dan keadilan. Meskipun demikian, implementasinya menghadapi tantangan struktural dan kultural, termasuk ketidakkonsistenan regulasi, keterbatasan kompetensi penegak hukum, dan tekanan budaya untuk penyelesaian cepat. Disarankan agar penyidik Polri meningkatkan keterampilan dalam forensic science dan teknologi digital, serta memperkuat infrastruktur forensik. Transparansi proses hukum juga perlu ditingkatkan melalui komunikasi publik yang faktual untuk mengurangi spekulasi dan menjaga profesionalisme penyidikan.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Roy Rolando Andarek

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA). that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.




