Konsep Tanah Menurut Masyarakat Suku Moskona dan Kontribusinya Bagi Pemeliharaan Lingkungan Hidup

Authors

  • Renold Aleksander Laike Laike STPK Santo Benediktus Sorong, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59188/jurnalsostech.v5i8.32387

Keywords:

konsep tanah, suku Moskona, lingkungan hidup, kearifan lokal, pendekatan alternatif

Abstract

Papua adalah pulau tropis terbesar di kawasan Pasifik, yang kaya akan keanekaragaman hayati dan budaya. Salah satu daya tarik utama pulau ini adalah kekayaan sumber daya alam yang sangat melimpah. Eksploitasi alam Papua menyebabkan berbagai macam kerusakan lingkungan yang dampaknya dirasakan langsung oleh masyarakat adat Papua. Hal tersebut dipicu oleh ekonomisasi alam Papua yang memandangnya sebagai objek keuntungan ekonomis semata. Fenomena ini berpengaruh pada cara pandang masyarakat asli Papua tentang alamnya, termasuk suku Moskona. Penelitian ini bertujuan untuk membangun kembali kesadaran masyarakat Moskona, dan Papua pada umumnya, akan nilai dan makna alamnya, sekaligus memberikan kontribusi bagi pemeliharaan lingkungan hidup. Adapun kajian ini menggunakan metode kualitatif yang memperoleh data dari studi literatur dan wawancara, dengan berfokus pada masyarakat suku Moskona di Distrik Merdey. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat suku Moskona memiliki relasi yang mendalam dan harmonis dengan alamnya. Alam merupakan sumber kehidupan bagi mereka. Implikasinya adalah manusia bertanggung jawab untuk menjaga keseimbangan relasi tersebut. Penelitian ini menawarkan pendekatan alternatif berbasis kearifan lokal khas suku Moskona bagi upaya pemeliharaan lingkungan hidup.

References

Alamgir, M., et al. (2019). Infrastructure expansion challenges sustainable development in Papua New Guinea’s tropical forest stronghold. Science of the Total Environment, 668, 1–9. https://doi.org/10.1016/j.scitotenv.2019.02.315

Avitt, S. (2025). Grasberg Mine, Papua, Indonesia is the largest single site gold deposit in the world and largest recoverable single site copper deposit in the world. The University of Texas at Austin. (Sumber daring informatif)

Billy, E. (2023, April 11). Konsep tanah menurut masyarakat Moskona [Wawancara pribadi].

Cámara-Leret, R., Frodin, D. G., Adema, F., et al. (2020). New Guinea has the world’s richest island flora. Nature, 584, 579–583. https://doi.org/10.1038/s41586-020-2549-5

Gravelle, G. J. (2010). A grammar of Moskona: An East Bird's Head language of West Papua, Indonesia.

Heriyanto, A. (2016). Tanah: Bukan sekedar tanah. Limen, 12(2), 36–56.

Nature Conservancy, & YKAN. (2024). Bird’s Head Seascape: Protected as the global epicenter of marine biodiversity. The Nature Conservancy. (Sumber daring)

Ngari, I. (2010). Kosmologi Papua sebagai sebuah pendekatan etika lingkungan hidup. Limen, 6(2), 27–48.

Ogoney, B. (2023, April 18). Tradisi dan kepercayaan masyarakat Moskon.

Ogoney, P. (2023). Sistem kepemilikan tanah adat Moskona.

Ogoney, T. (2023, April 12). Konsep tanah dalam budaya Moskona.

Ogoney, T. (2023, April 18). Tradisi dan upacara adat Moskona.

Ogoney, T., & Ogoney, B. (2023, April 18). Upacara sumpah adat dan kesakralan tanah.

Resubun, I. (2004). Identitas orang Melanesia. Limen, 1(1), 74–75.

Resubun, I. (2006). Tanah dan permasalahannya di Papua. Limen, 2(2), 79–106.

Resubun, I. (2011). Kontribusi manajemen tradisional hutan Papua terhadap penanggulangan global warming. Limen, 7(2), 3–26.

Sunandes, A., & Meifilina, A. (2024). Analisis Literasi Keuangan terhadap Keputusan Investasi dengan Moderasi Kemajuan Teknologi pada Generasi Z. Jurnal Penelitian Manajemen Terapan (PENATARAN), 9(1), 109–119.

Wiley, A. J., et al. (2021). The Bird's Head Seascape Marine Protected Area network—Preventing biodiversity and ecosystem service loss amidst rapid change in Papua. Conservation Science and Practice, 3(3), e393. https://doi.org/10.1111/csp2.393

Downloads

Published

2025-08-23

How to Cite

Laike, R. A. (2025). Konsep Tanah Menurut Masyarakat Suku Moskona dan Kontribusinya Bagi Pemeliharaan Lingkungan Hidup. Jurnal Sosial Teknologi, 5(8), 3254–3266. https://doi.org/10.59188/jurnalsostech.v5i8.32387