Analisis Framing Berita Penolakan Penggusuran Revitalisasi Pasar Pagi Samarinda pada Media Korankaltim.Com dan Kaltimpost.Id
DOI:
https://doi.org/10.59188/jurnalsostech.v5i12.32586Keywords:
Media framing, social reality construction, eviction rejection, Pasar Pagi revitalization, local mediaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana media lokal Kalimantan Timur yakni korankaltim.com dan kaltimpost.id membingkai pemberitaan terkait penolakan penggusuran dalam revitalisasi Pasar Pagi Samarinda yang berlangsung pada tahun 2024. Isu ini menjadi penting karena melibatkan konflik kepentingan antara pemerintah yang mendorong perluasan penataan kawasan pasar dan pemilik ruko yang merasa terancam kehilangan aset dan ruang ekonominya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis framing model Pan dan Kosicki yang didasarkan teori konstruksi realitas sosial Berger dan Luckmann. Data penelitian berupa teks berita dari kedua media yang dipublikasikan periode Januari-Mei 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua media membangun konstruksi pemberitaan yang berbeda. Kaltimpost.id lebih menonjolkan perspektif pemerintah dengan menekankan narasi dari pemerintah dan urgensi keberlanjutan revitalisasi melalui headline seperti "Meski Ada Penolakan dari Pemilik Ruko, Revitalisasi Pasar Pagi Tetap Dilanjutkan". Sementara itu, korankaltim.com memberikan suara lebih besar kepada pemilik ruko dibanding kaltimpost.id meskipun tetap memberi penekanan legitimasi pemerintah dalam narasinya dengan headline seperti "Punya SHM, 48 Pemilik Ruko Menolak Digusur Paksa".
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Tri Agustini, Nurliah Nurliah, Silviana Purwanti, Kadek Dristiana Dwivayani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA). that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.




