Manajemen Komunikasi Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kota Samarinda dalam Melestarikan Budaya Lokal Melalui Festival Mahakam
DOI:
https://doi.org/10.59188/jurnalsostech.v5i12.32593Keywords:
Communication Management, Local Culture, Mahakam FestivalAbstract
Pemindahan Ibu Kota Negara ke Kalimantan Timur tidak hanya berdampak pada infrastruktur saja, melainkan dari aspek sosial budaya masyarakat juga akan berubah. Samarinda sebagai daerah penyangga Ibu Kota Negara harus sigap menghadapi transformasi sosial budaya dengan menggaungkan Festival Mahakam sebagai event budaya daerah. Manajemen dalam komunikasi Festival Mahakam dibutuhkan guna untuk mencapai kesepahaman koordinasi antar anggota. Penelitian ini menggunakan teori Four Stepp Process Cutlip, Center & Bloom’s yang dimana penelitian diawali dengan Defending Public Problems, Planning and programming, Taking action and communication, Evaluating. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi manajemen komunikasi Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kota Samarinda dalam melakukan perencanaan, pengorganisasian, dan evaluasi guna mempertahankan budaya Kalimantan Timur melalui Festival Mahakam Untuk mengungkapkan persoalan tersebut secara menyeluruh dan mendalam, penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa implementasi Manajemen Komunikasi yang tejadi pada Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kota Samarinda belum dilakukan secara komperehensif. Perencanaan pada Festival Mahakam tidak melibatkan masukan masyarakat umum diluar organisasi terkait. Sehingga tema yang diangkat dianggap tidak bervariasi untuk bersaing di tingkat nasional.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Hanna Pertiwi, Rina Juwita, Nurliah Nurliah, Ziya Ibrizah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA). that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.




