Dampak Terapi Lithium Terhadap Perkembangan Neurokognitif Remaja Dengan Gangguan Bipolar: Suatu Tinjauan Sistematis

Authors

  • Cyntia Arum Budi Rustiawati RS AR Fachruddin Muhammadiyah Surakarta
  • Nabil Hajar Universitas Muhammadiyah Semarang
  • Harits Hammam Adhadi RS Umi Barokah, Boyolali
  • Durotul Farida RS Muhammadiyah Mayong, Jepara

DOI:

https://doi.org/10.59188/jurnalsostech.v6i2.32724

Keywords:

Gangguan Bipolar, lithium, neurokognitif, neuroproteksi

Abstract

Latar Belakang: Gangguan bipolar merupakan gangguan mood kronis yang sering kali muncul pada masa remaja dan ditandai oleh episode mania, hipomania, serta depresi. Onset pada usia remaja menjadi perhatian khusus dalam perkembangan otak, terutama pada pematangan fungsi eksekutif, memori, perhatian, dan regulasi emosi. Gangguan ini pada usia remaja tidak hanya berdampak pada stabilitas emosional, tetapi juga berpotesi mengganggu perkembangan neurokogitif yang berkelanjutan hingga dewasa. Lithum merupakan terapi lini pertama dalam penatalaksanaan gangguan bipolar termasuk pada populasi remaja. Lithium terbukti efektif menstabilkan suasana hati serta dapat menurunkan risiko kekambuhan dan perilaku bunuh diri. Selain dari efek klinisnya, lithium memiliki sifat neuroprotektif, antara lain melalui peningkatan neurogenesis dan perlindungan terhadap stres oksidatif. Metode: Pencarian literatur dilakukan secara sistematis pada basis data PubMed, Scopus, dan Cochrane Library hingga Desember  2025.Studi yang disertakan meliputi uji klinis, studi observasional, dan data dunia nyata yang menilai penggunaan lithiu pada pasien usia remaja dengan gangguan bipolar. Hasil: Tiga studi dianalisis dalam studi ini. Studi yang ditinjau menunjukkan bahwa penggunaan lithium pada pasien remaja dengan gangguan bipolar tidak menunjukkan bukti konsisten adanya penurunan fungsi neurokognitif global pada remaja dengan gangguan bipolar. Stabilitas fungsi kognitif dan keuntungan selektif pada domain tertentu, seperti kelancaran verbal pada penggunaan jangka panjang lithium, mendukung hipotesis bahwa lithium memiliki efek neuroprotektif. Kesimpulan: Lithium dalam penggunaanya menunjukkan tidak berkaitan dengan penurunan fungsi neurokognitif secara menyeluruh,dan berpotensi memberikan keuntungan kognitif terbatas dalam jangka panjang. Diperlukan uji klinis multicenter berkualitas tinggi untuk memvalidasi temuan ini dan sebagai panduan dalam praktik klinis ke depan.

References

Birmaher, B., Axelson, D., Goldstein, B., Strober, M., Gill, M. K., & Hunt, J. (2009). Four-year longitudinal course of children and adolescents with bipolar spectrum disorders: the Course and Outcome of Bipolar Youth (COBY) study. American Journal of Psychiatry, 166(7), 795–804.

Blakemore, S. J. (2012). Development of the social brain in adolescence. Journal of the Royal Society of Medicine, 105(3), 111–116.

Duman, R. S., & Monteggia, L. M. (2006). A neurotrophic model for stress-related mood disorders. Biological Psychiatry, 59(12), 1116–1127.

Fernandes, B. S., Molendijk, M. L., Köhler, C. A., Soares, J. C., Leite, C. M. G. S., & Machado-Vieira, R. (2015). Peripheral brain-derived neurotrophic factor as a biomarker in bipolar disorder: a meta-analysis. Bipolar Disorders, 17(6), 619–633.

Hajek, T., Bauer, M., Simhandl, C., Rybakowski, J., & Pfennig, A. (2014). Neuroprotective effects of lithium on hippocampal volume in bipolar disorder. Journal of Psychiatry and Neuroscience, 39(2), 80–88.

Henin, A., Mick, E., Biederman, J., Fried, R., Wozniak, J., & Faraone, S. V. (2003). Can bipolar disorder-specific neuropsychological impairments in children be identified? Journal of Consulting and Clinical Psychology, 71(2), 210–220.

Jope, R. S., & Johnson, G. V. W. (2004). The glamour and gloom of glycogen synthase kinase-3. Trends in Biochemical Sciences, 29(2), 95–102.

Klein, P. S., & Melton, D. A. (1996). A molecular mechanism for the effect of lithium on development. Proceedings of the National Academy of Sciences, 93(16), 8455–8459.

Lee, J. H. (2023). Modafinil’s effects on cognition and sleep in euthymic bipolar disorder. Frontiers in Psychiatry, 14, 124614.

Malhi, G. S., Tanious, M., Das, P., & Berk, M. (2012). The science and practice of lithium therapy. Australian and New Zealand Journal of Psychiatry, 46(3), 192–211.

Miskowiak, K. W., Burdick, K. E., Martinez-Aran, A., Bonnin, C. M., Bowie, C. R., & Carvalho, A. F. (2018). Assessing and addressing cognitive impairment in bipolar disorder: the International Society for Bipolar Disorders Targeting Cognition Task Force recommendations. Bipolar Disorders, 20(3), 184–194.

Pachet, A. K., & Wisniewski, A. M. (2003). The effects of lithium on cognition: an updated review. Psychopharmacology, 170(3), 225–234.

Parlapani, E., Kirka, A., Holeva, V., & Kaprinis, S. (2026). Lithium treatment and risk of neurocognitive disorders in older bipolar patients. Journal of Psychiatric Research.

Pavuluri, M. N., Passarotti, A. M., Harral, E. M., & Sweeney, J. A. (2009). Cognitive control and working memory deficits in pediatric bipolar disorder. Biological Psychiatry, 66(7), 627–636.

Razavi, M. S. (2024). Cognitive rehabilitation in bipolar disorder: systematic review. IBRO Neuroscience Reports, 16, 509.

Reinares, M., Colom, F., Rosa, A. R., Bonnin, C. M., Franco, C., & Sole, B. (2010). The impact of staging bipolar disorder on treatment outcome of family psychoeducation. Journal of Affective Disorders, 123, 81–86.

Tamura, J. K. (2021). Management of cognitive impairment in bipolar disorder: RCT review. CNS Spectrums.

Wingo, A. P., Wingo, T. S., Harvey, P. D., & Baldessarini, R. J. (2009). Effects of lithium on cognitive performance: a meta-analysis. Journal of Clinical Psychiatry, 70(11), 1588–1597.

Yuan, H. (2025). Identifying neurobiological mechanisms for cognition in bipolar disorder. Journal of Affective Disorders.

Downloads

Published

2026-02-24

How to Cite

Arum Budi Rustiawati, C., Hajar, N. ., Hammam Adhadi, H. ., & Farida, D. . . (2026). Dampak Terapi Lithium Terhadap Perkembangan Neurokognitif Remaja Dengan Gangguan Bipolar: Suatu Tinjauan Sistematis. Jurnal Sosial Teknologi, 6(2), 772–783. https://doi.org/10.59188/jurnalsostech.v6i2.32724