Kepatuhan Sosial Terhadap Perda Sampah: Studi Tentang Faktor Pendorong dan Penghambat dalam Prinsip Pencegahan di Tingkat Rt.08 Rw. 04 Kelurahan Malaka Jaya

Authors

  • Taufik Supriadi Universitas Pelita Harapan, Indonesia
  • Arshenia Hingis Sangian Universitas Pelita Harapan, Indonesia
  • Erika Kusuma Wardani Universitas Pelita Harapan, Indonesia
  • Esther Cynthia Agustin Universitas Pelita Harapan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59188/jurnalsostech.v6i3.32750

Keywords:

Kepatuhan Sosial, Perda Sampah, UU 32/2009, Prinsip Pencegahan, Survei Masyarakat.

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi kepatuhan sosial terhadap Peraturan Daerah (Perda) pengelolaan sampah di RT.08 RW.04, Malaka Jaya, yang selaras dengan UU No. 32/2009. Kami melakukan survei terhadap 20 warga RT.8 RW.04 secara online. Sebanyak 20 responden dari 59 KK menjawab survey tersebut. Studi ini bertujuan mengidentifikasi faktor pendorong dan penghambat kepatuhan sosial masyarakat dalam mengelola sampah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif-survei untuk menganalisis faktor pendorong dan penghambat kepatuhan sosial masyarakat terhadap Peraturan Daerah (Perda). Hasil survey menunjukkan bahwa 100% responden telah mengelolah sampah dengan baik. 50% telah mengolah sampah organiknya menajdi kompos, 40% pernah mencoba mengolah sampah menajdi kompos, dan 10% menyerahkan sampah untuk diambil oleh tukang sampah keliling. Yang menarik, 85% responden mengetahui adanya Perda no.13 tahun 2023 mengenai pengelolaan sampah, namun 75% responden menyatakan bahwa tidak ada sanksi bagi pelanggar Perda tersebut. Hal ini menunjukkan adanya inkonsistensi antara jawaban pertama dengan jawaban kedua. Padahal di dalam Perda no. 13 tahun 2023 pasal 135 menyebutkan dengan jelas adanya sanksi bagi perorangan yang membuang / mengolah sampah dengan tidak benar. kepemimpinan masyarakat dan kesadaran lingkungan menjadi pendorong utama. Kesimpulannya, peningkatan kepatuhan memerlukan sinergi pendekatan hukum, pendekatan fasilitatif dan pendekatan sosial. Hal ini penting untuk mengubah prinsip hukum menjadi kebiasaan masyarakat demi pengelolaan sampah yang efektif.

References

(BRIN), B. R. dan I. N. (2026). 11,3 Juta Ton Sampah di Indonesia Tidak Terkelola dengan Baik. N/A, N/A(N/A). https://doi.org/N/A

2008, P. 15 U.-U. N. 18 T. (2008). Pengelolaan Sampah. N/A, N/A(N/A). https://doi.org/N/A

2009, P. 2 huruf (f) U.-U. N. 32 T. (2009). Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. N/A, N/A(N/A). https://doi.org/N/A

Al., J. B. S. et. (2015). Environmental Governance and Sustainability: The Role of Law in Managing Waste in Developing Countries. Environmental Law Journal, 42(551–573). https://doi.org/10.1016/j.enlaw.2015.01.020

China, D. L. K. C. (2025). Model Ketahanan Pangan dan Pengelolaan Lingkungan Berbasis Komunitas RT.08 Malaka Jaya. Beijing, N/A(N/A). https://doi.org/N/A

F W Hayes et al. (2022). Legal Frameworks for Waste-to-Energy Technologies in the European Union. Waste Management Journal, 56(173–184). https://doi.org/10.1016/j.wasman.2022.03.022

Friedman, L. M. (1975). The Legal System: A Social Science Perspective. Russell Sage Foundation, N/A(N/A). https://doi.org/N/A

Green, E. J. T. & S. W. (2019). Legal Mechanisms for Circular Economy in Waste Management. International Environmental Law Review, 32(122–135). https://doi.org/10.1016/j.envlaw.2019.04.002

H L Brown et al. (2020). Global Waste Management: Legal Reforms and Their Impact on Environmental Sustainability. Environmental Management and Law Review, 48(101–118). https://doi.org/10.1016/j.emalr.2020.05.004

Jakarta, P. D. P. D. K. I. (2013). Nomor 3 Tahun 2013 tentang Pengelolaan Sampah. Lembaran Daerah Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta, 2013(3001). https://doi.org/N/A

Miller, A. F. W. & B. K. (2021). Environmental Legal Reforms and Their Influence on Waste Management in Developing Nations. Global Environmental Law Review, 30(275–289). https://doi.org/10.1016/j.geolr.2019.02.010

Nielsen, C. A. D. & T. S. (2021). Progressive Environmental Law in Urban Waste Management. Journal of Urban Environmental Law, 25(189–202). https://doi.org/10.1016/j.juel.2021.06.009

Perez, M. L. C. & M. R. (2018). Legal Perspectives on Sustainable Waste Management in Latin America. Journal of Sustainable Development Law, 22(243–260). https://doi.org/10.1016/j.susdevlaw.2018.03.013

Rahardjo, S. (2009). Hukum Progresif: Sebuah Sintesa Hukum Indonesia. Genta Publishing, N/A(N/A). https://doi.org/N/A

Sensoneo. (2026). How to Recycle E-Waste? Sensoneo Waste Library. N/A, N/A(N/A). https://doi.org/N/A

Sharma, R. S. P. & T. K. (2017). Waste Management and Environmental Justice: A Legal Framework for Waste Governance. Journal of Environmental Law and Policy, 19(301–319). https://doi.org/10.1093/jelp/eqx022

Soekanto, S. (2011). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penegakan Hukum. RajaGrafindo Persada, N/A(42). https://doi.org/N/A

Surpriadi Taufiq, dkk. (2026). Pendidikan Lingkungan Sebagai Instrumen Hukum Pencegahan: Studi Pada Pencegah Krisis Planet RT 08 RW 04 Malaka Jaya. Law Journal Universitas Darmawangsa, 6(2). https://doi.org/N/A

T E Richards et al. (2020). The Role of Law in Promoting Recycling: Legal Instruments and Policy for Waste Management. International Journal of Environmental Law, 13(100–115). https://doi.org/10.1016/j.ijel.2020.01.009

Downloads

Published

2026-03-10

How to Cite

Supriadi, T., Sangian, A. H., Wardani, E. K., & Agustin, E. C. (2026). Kepatuhan Sosial Terhadap Perda Sampah: Studi Tentang Faktor Pendorong dan Penghambat dalam Prinsip Pencegahan di Tingkat Rt.08 Rw. 04 Kelurahan Malaka Jaya. Jurnal Sosial Teknologi, 6(3), 940–951. https://doi.org/10.59188/jurnalsostech.v6i3.32750