Strategi Pemberdayaan Pengrajin Gula Semut di Kabupaten Banyumas Provinsi Jawa Tengah
DOI:
https://doi.org/10.59188/jurnalsostech.v6i5.32815Keywords:
Analisis SWOT QSPM, Evaluasi CIPP, Pemberdayaan Gula SemutAbstract
Gula semut adalah salah satu hasil olahan dengan bahan baku nira kelapa. pengembangan gula semut lebih optimal dilakukan dengan system kemitraan karena pangsa pasar lebih banyak untuk skala ekspor. Di Kabupaten Banyumas terdapat dua perusahaan agribisnis gula semut, yaitu CV. Hugo Inovasi dan PT. Emirago Farmfood Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemberdayaan pengrajin gula semut di Kabupaten Banyumas dan untuk merumuskan strategi pemberdayaan pengrajin gula semut di Kabupaten Banyumas. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan metode pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Analisis data menggunakan evaluasi CIPP dengan interpretasi nilai menggunakan Rumus Persentase Skala Likert. Perumusan strategi pemberdayaan pengrajin gula semut menggunakan analisis SWOT QSPM. Hasil penelitian dengan pendekatan CIPP di CV. Hugo Inovasi pada variabel process sebesar 96,90% dengan kategori sangat efektif dan nilai terendah pada variabel context sebesar 84,40% dengan kategori sangat efektif, sedangan hasil penelitian dengan pendekatan CIPP di PT. Emirago Farmfood Indonesia pada variabel product sebesar 97,70% dengan kategori sangat efektif dan nilai terendah pada variabel context sebesar 83,80% dengan kategori sangat efektif. Analisis SWOT QSPM dilakukan melalui 3 tahap yaitu tahap pemasukan, tahap pencocokan dan tahap keputusan. Evaluasi progam pemberdayaan pengrajin gula semut di Kabupaten Banyumas menggunakan metode CIPP di CV. Hugo Inovasi dengan nilai persentase sebesar 93,43% dengan kategori sangat efektif dan melalui PT. Emirago Farmfood Indonesia dengan nilai persentase sebesar 93,45% dengan kategori sangat efektif. Hasil analisis SWOT QSPM menunjukan prioritas utama strategi untuk pemberdayaan pengrajin gua semut di Kabupaten Banyumas adalah meningkatkan ekspor gula kelapa organik.
References
Aziz, S. A., Jayanthi, R., & Dinaseviani, A. (2023). Pengembangan Usaha dari Sumber Daya Lokal Sektor Pertanian: Kasus Pada Produk Kopi Tersertifikasi Indikasi Geografis (IG). Proceedings Series on Physical & Formal Sciences, 5, 164–170.
Afiyanti, Y. (2008). Focus Group Discussion (Diskusi Kelompok Terfokus) sebagai Metode Pengumpulan Data Penelitian Kualitatif. Jurnal Keperawatan Indonesia, 12(1), 58–62. https://doi.org/10.7454/jki.v12i1.201
HugoInovasi. (2019). HugoInovasi Banyumas_ Profil (p. 1).
Alwi, I. (2012). Kriteria Empirik Dalam Menentukan Ukuran Sampel. Jurnal Formatif, 2(2), 140–148. Ambiyar, M. (2019). Metode Penelitian Evaluasi Program. Metodologi Penelitian Evaluasi Program, 466.
Ambiyar, M. (2019). Metode Penelitian Evaluasi Program. Metodologi Penelitian Evaluasi Program, 466.
Antariksa, W. F., Fattah, A., & Utami, M. A. P. (2022). Evaluasi Program Pendidikan Pesantren Mahasiswa Model Cipp (Context, Input, Process, Product). Evaluasi: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 6(1), 75–86. https://doi.org/10.32478/evaluasi.v6i1.848
Badowi, M. (2020). Matrik IFE EFE. https://mochamadbadowi.com/news/matrik-ife efe.html
Binus. (2021). IFAS-EFAS untuk Strategy Planning – School of Information Systems. In Binus University . https://sis.binus.ac.id/2021/02/05/ifas-efas-untuk-strategy-planning/ Cook, S., & Macaulay, S. (1997). Perfect Empowerment Pemberdayaan Yang Tepat.
Dawaty, S. (2020). Perbedaan Data Primer Dan Data Sekunder – Universitas Raharja. In Universitas Raharja (pp. 11–13). https://raharja.ac.id/2020/11/09/perbedaan-data primer-dan-data-sekunder/
Dewi, D. A. N. N. (2018). Modul Uji Validitas Dan Realibilitas. Universitas Diponegoro, October, 14. https://www.researchgate.net/publication/328600462
Direktorat Analisis dan Pengembangan Statistik Badan Pusat Statistik. (2023). Bonus Demografi dan Visi Indonesia Emas 2045. Badan Pusat Statistik, 1–12. https://bigdata.bps.go.id/documents/datain/2023_01_2_Bonus_Demografi_dan_Visi_I ndonesia Emas_2045.pdf
Fairuz Iqbal Maulana. (2021). SWOT Analysis | BINUS UNIVERSITY MALANG | Pilihan Universitas Terbaik di Malang. https://binus.ac.id/malang/2021/06/swot-analysis/
Fatimatus, Z., Ferichani, M., & Khomah, I. (2022). Analisis Strategi Pengembangan Usaha Gula Semut di Desa Karanggadung Kecamatan Petanahan Kabupaten Kebumen Untuk Meningkatkan Perekonomian Masyarakat. 10(3), 54–64.
Favero, L. P., & Patricia Belfiore. (2019). Measure of Dispersion. https://www.sciencedirect.com/topics/economics-econometrics-and-finance/measure of-dispersion
Ginting, Y. B., Maryunianta, I. Y., & Kesuma, S. I. (2017). Dampak Program Pengembangan Usaha Agribisnis Perdesaan Terhadap Kinerja Dan Pendapatan Usaha Tani Angota Kelompok Tani.
Hardiansyah, R., Nurwati, R. N., & Taftazani, B. M. (2023). Keberhasilan Program Pemberdayaan Perempuan Rawan Sosial Ekonomi (Prse) Desa Tarunajaya. Focus : Jurnal Pekerjaan Sosial, 6(1), 125. https://doi.org/10.24198/focus.v6i1.40141
Haryanto. (2020). Evaluasi pembelajaran; konsep dan manajemen. In UNY Press.
Hestanto. (2019). Teori Pola Kemitraan Menurut Para Ahli. In Hestanto Personal Website. https://www.hestanto.web.id/teori-pola-kemitraan-menurut-para-ahli/
Hidayattuloh, T., Herdyan, D., Arga Felani, D., Fatimah, S., Hadi Supratikta, dan, & Pascasarjana Universitas Pamulang, P. (2023). Analisis Strategi Dengan Metode SWOT Dan QSPM (Quantitative Strategic Planning Matrix) Studi Kasus: Lampu Merah Coffee Shop Payakumbuh. Management and Science Proceedings), 3(2), 872 877. http://www.openjournal.unpam.ac.id/index.php/SNH
Irsa, R., Nikmatullah, D., & Rangga, K. K. (2018). Persepsi Petani Dan Efektivitas Kelompok Tani Dalam Program Upsus Pajale Di Kecamatan Banjar Baru Kabupaten Tulang Bawang. Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis, 6(1), 1. https://doi.org/10.23960/jiia.v6i1.1-8
Istiqomah, I., & Andriyanto, I. (2018). Analisis SWOT dalam Pengembangan Bisnis (Studi pada Sentra Jenang di Desa Kaliputu Kudus). BISNIS : Jurnal Bisnis Dan Manajemen Islam, 5(2), 363. https://doi.org/10.21043/bisnis.v5i2.3019
Izza, D., & Zahro, S. fatimah. (2023). Implementasi Pemberian Bonus dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan di Lembaga Keuangan SMK Nurul Abror Al-Robbaniyin Banyuwangi. Jurnal Keadaban, 3(2), 36–45.
Janna, N. M., & Herianto. (2021). Artikel Statistik yang Benar. Jurnal Darul Dakwah Wal Irsyad (DDI), 18210047, 1–12.
Jasnari, O., Isnurdiansyah, H., & Tengah, J. (n.d.). Benarkah gula kelapa rasanya manis ? 7–9.
Junaidi. (2010). Tingkat Signifikansi Untuk Uji Satu Arah Tingkat Signifikansi Untuk Uji Satu Arah. Http://Junaidichaniago.Wordpress.Com, 1–5.
Karsidi, R. (2015). Pola hubungan dalam keluarga (Suatu Kajian Manajemen Keluarga) (Issue 1981, pp. 1–12).
Kebumen, D. P. dan P. K. (2021). Data Statistik Perkebunan Tahun 2021.
Kementerian Perindustrian Republik Indonesia. (2022). Jurus Kemenperin Bikin Ekspor IKM Gula Palma Semakin Legit. In Kementerian Perindustrian Republik Indonesia. https://kemenperin.go.id/artikel/23492/Jurus-Kemenperin-Bikin-Ekspor-IKM-Gula Palma-Semakin-Legit
Kementerian Pertanian. (2022). Outlook Komoditas Kelapa.
Kurniasari, D. (2022). Ragam Teknik Analisis Data Deskriptif Kualitatif vs Kuantitatif.
Maani, K. D. (2011). Teori ACTORS dalam Pemberdayaan Masyarakat. Demokrasi, 10(1), 53–66. Maarif, S. D. (2021). Mengenal Teori Pemberdayaan Masyarakat Menurut Para Ahli. In Tirto.Id.
Setyorini, H., Effendi, M., & Santoso, I. (2016). Analisis Strategi Pemasaran Menggunakan Matriks SWOT dan QSPM (Studi Kasus : Restoran WS Soekarno Hatta Malang). Industria: Jurnal Teknologi Dan Manajemen Agroindustri, 5(1), 46–53. https://doi.org/10.21776/ub.industria.2016.005.01.6
Stufflebeam, D. L. (2003). The CIPP Model for Evaluation.
Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D.
Taliansyah, D. (2022). Pengembangan Teknologi Pengolahan Gula Merah dan Gula Merah Kristal (Gula Semut) – Fakultas Pertanian Universitas Lampung.
Tanjung, F. S., Maryunianta, Y., & Salmiah. (2017). Persepsi Petani Terhadap Kinerja Kemitraan Kelompok Tani Dengan Perusahaan Eksportir PD Rama Putra. 4(1), 9–15.
Tiofani, K., & Agmasari, S. (2022). 3 Beda Gula Aren dan Gula Merah, dari Bahan Baku sampai Penggunaan.
Wardhana, A. (2021). Analisis strategi (SPACE, BCG, IE, GS dan QSPM). Manajemen Strategik, 7, 27.
Wardoyo, P. (2011). Enam Alat Analisis Manajemen.
Widjojoko, T., Mulyani, A., & Wijayanti, I. K. E. (2008). Pengembangan Agroindustri Gula Semut (Granular Sugar) sebagai Diversifikasi Produk Gula Kelapa dalam Rangka Meningkatkan Pendapatan Pengrajin Gula Kelapa di Kecamatan Cilongok Kabupaten Banyumas. In Sepa (Vol. 5, Issue 1, pp. 47–57).
Zakaria, F. (2015). Pola Kemitraan Agribisnis. In Jurnal Ekonomi dan Bisnis Indonesia (Vol. 15, Issue 2).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nurin Aulia Ilmy, Yusuf Subagyo, Lilik Kartika Sari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA). that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.



