Analisis Transportasi dan Distribusi Energi di PT. Freeport Indonesia

Authors

  • Sangbua Dinsol Pirade Universitas Kristen Indonesia, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59188/jurnalsostech.v6i5.32825

Keywords:

Transportasi Energi, Distribusi Listrik, PT. Freeport Indonesia, PLTU, SUTT, Papua

Abstract

Penelitian ini menganalisis sistem transportasi dan distribusi energi di PT. Freeport Indonesia yang beroperasi di wilayah terpencil Papua dengan kondisi geografis ekstrem. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi moda transportasi energi yang digunakan, tantangan operasional, serta sistem penyaluran energi listrik dari PT. Puncak Jaya Power. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui observasi langsung, studi dokumen internal PT. Puncak Jaya Power tahun 2024, dan studi literatur terkait regulasi energi nasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT. Freeport Indonesia menggunakan enam moda transportasi energi yaitu pipa, truck, kapal tanker, kereta listrik, konveyor belt, dan helikopter. Kendala utama meliputi medan geografis sulit, cuaca ekstrem, dan faktor keamanan di zona merah akibat kelompok kriminal bersenjata. Untuk distribusi listrik, perusahaan mengoperasikan sistem frekuensi ganda 50 Hz dan 60 Hz dengan SUTT 230 kV sepanjang 118 km dari Portsite ke Tembagapura. PT. Puncak Jaya Power mengelola 3 unit PLTU, 6 PLTD, dan 14 unit Dual Fuel Power Plant dengan total kapasitas 401,75 MW. Rekomendasi penelitian mencakup optimalisasi konveyor belt, percepatan transisi ke PLTMG dual fuel, dan penerapan teknologi smart grid untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi emisi karbon sesuai Permen ESDM No. 12/2015.

References

Inc., C. (2022). Underground mining equipment: Electrification and automation trends. Caterpillar Publication.

Indonesia, K. E. dan S. D. M. R. (2009). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 30 Tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan. Kementerian ESDM.

Indonesia, P. T. F. (2026a). Facts about Freeport Indonesia. https://ptfi.co.id/id/facts-about-feeport-indonesia

Indonesia, P. T. F. (2026b). How we operate. https://ptfi.co.id/id/how-we-operate

Kadir, A. (2010). Transmisi tenaga listrik. Universitas Indonesia Press.

Marsudi, D. (2016). Pembangkitan energi listrik. Erlangga.

Mineral, K. E. dan S. D. (2015). Peraturan Menteri ESDM Nomor 12 Tahun 2015 tentang penyediaan, pemanfaatan dan tata niaga bahan bakar nabati (biofuel) sebagai bahan bakar lain.

Mineral, K. E. dan S. D. (2019). Outlook energi Indonesia 2019. Sekretariat Jenderal Dewan Energi Nasional. https://www.esdm.go.id/assets/media/content/content-outlook-energi-indonesia-2019-bahasa-ind

Pabla, A. S. (2011). Electric power distribution (6th ed.). McGraw-Hill Education.

Papua, B. P. S. (2023). Statistik transportasi Provinsi Papua. BPS Provinsi Papua.

Power, P. T. P. J. (2024). Data unit generation dan sistem kelistrikan PT. Freeport Indonesia. PT. Puncak Jaya Power.

Stevenson, W. D., & Grainger, J. J. (1994). Power system analysis. McGraw-Hill.

Sullivan, W. G., Wicks, E. M., & Koelling, C. P. (2019). Engineering economy (17th ed.). Pearson.

Wartsila. (n.d.). Pesanggaran Bali power plant reference. https://www.wartsila.com/energy/learn-more/references/utilities/pesanggaran-bali

Zuhal. (1995). Dasar Teknik Tenaga Listrik dan Elektronika Daya. PT Gramedia Pustaka Utama.

Downloads

Published

2026-05-26

How to Cite

Pirade, S. D. (2026). Analisis Transportasi dan Distribusi Energi di PT. Freeport Indonesia. Jurnal Sosial Teknologi, 6(5), 1804–1821. https://doi.org/10.59188/jurnalsostech.v6i5.32825