Strategi dan Rencana Pengembangan Kompetensi ASN di Provinsi Kalimantan Tengah melalui Corporate University Integrasi dengan Rencana Pengembangan Kompetensi Jangka Menengah Daerah (RPKJMD) dan Analisis Kebutuhan Pengembangan Kompetensi (AKPK) ASN Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026-2030

Authors

  • Rano Rano Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Kalimantan Tengah

DOI:

https://doi.org/10.59188/jurnalsostech.v6i6.32888

Keywords:

Pengembangan Kompetensi ASN, Corporate University, Transformasi Birokrasi

Abstract

Birokrasi pemerintah daerah dewasa ini dituntut untuk terus beradaptasi terhadap perubahan sosial, ekonomi, dan teknologi, sehingga kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi faktor penentu efektivitas pembangunan daerah. Provinsi Kalimantan Tengah menghadapi tantangan kewilayahan yang luas, transformasi ekonomi berbasis hilirisasi, dan tuntutan tata kelola digital, sementara pengembangan kompetensi ASN selama ini masih didominasi pendekatan pelatihan administratif yang belum terintegrasi dengan dokumen perencanaan daerah. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan RPJMD, RPKJMD, dan AKPK dalam pengembangan kompetensi ASN, merumuskan strategi Corporate University yang terintegrasi pada level pembangunan, organisasi, dan individu, serta mengidentifikasi tantangan implementasinya di Provinsi Kalimantan Tengah periode 2026-2030. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif berbasis studi kebijakan (policy study), dengan teknik analisis isi kualitatif terhadap dokumen kebijakan dan literatur akademik, serta triangulasi sumber dan teori untuk menjaga keabsahan data. Hasil kajian menunjukkan bahwa kebutuhan kompetensi ASN bersifat lintas level dan saling memperkuat, dengan kesenjangan utama pada kapasitas digital, kepemimpinan adaptif, dan tata kelola pembelajaran yang masih terfragmentasi antar-OPD. Strategi Corporate University yang diusulkan mencakup Learning Governance, Competency Mapping, Digital Learning Ecosystem, Knowledge Management, dan Collaborative Learning, yang secara teoretis memperkuat prinsip Learning Organization. Implikasi kebijakan dari kajian ini menegaskan bahwa Corporate University ASN Provinsi Kalimantan Tengah perlu disusun secara terintegrasi dengan siklus perencanaan pembangunan daerah, bukan sebagai inisiatif pelatihan yang berdiri sendiri, agar keberhasilannya dapat diukur dari kontribusinya terhadap pencapaian sasaran RPJMD dan peningkatan kualitas pelayanan publik, bukan sekadar jumlah kegiatan pelatihan yang terselenggara.

References

Argyris, C. (1996). Organizational learning II. Theory, Method, and Practice.

Aryanti, D., & Prasojo, E. (2021). Manajemen pengetahuan pada sektor publik: Sebuah tinjauan literatur sistematis 2010-2021. Jurnal Academia Praja, 4(2), 333–357.

Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Kalimantan Tengah. (2025). Rencana Strategis (Renstra) BPSDM Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2025–2029. Palangka Raya: BPSDM Provinsi Kalimantan Tengah.

Engriyani, E., & Rugaiyah, R. (2022). Evaluasi program pendidikan dan pelatihan menggunakan model Kirkpatrick pada institusi pemerintah di Indonesia. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 8(23), 683–692. https://doi.org/10.5281/zenodo.7451683

Garvin, D. A. (1993). Building a learning organization. Harvard Business Review, 71(4), 78–91.

Kirkpatrick, D. L., & Kirkpatrick, J. D. (2006). Evaluating training programs: The four levels (3rd ed.). San Francisco, CA: Berrett-Koehler Publishers.

Kotter, J. P. (1996). Leading change. Boston, MA: Harvard Business School Press.

Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. (2021). Pedoman penyelenggaraan Corporate University ASN. Jakarta: LAN RI.

Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. (2022a). Grand design pengembangan kompetensi ASN melalui Corporate University. Jakarta: LAN RI.

Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. (2022b). Model Corporate University Aparatur Sipil Negara. Jakarta: LAN RI.

Meister, J. C. (1998). Corporate universities: Lessons in building a world-class work force. New York: McGraw-Hill.

Nurmaya, L., & Febrina, R. (2021). Implementasi sistem merit dalam rekrutmen ASN di Kabupaten Kampar. Journal of Governance Innovation, 3(1), 73–88. https://doi.org/10.36636/jogiv.v3i1.628

Organisation for Economic Co-operation and Development. (2021). The public service leadership and capability framework. Paris: OECD Publishing.

Organisation for Economic Co-operation and Development. (2023). Government at a glance 2023. Paris: OECD Publishing.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. (2025). Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2025–2029. Palangka Raya: Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.

Putranto, R. A., Dawud, J., Pradesa, H. A., Harijanto, D., & Dharmanegara, I. B. A. (2022). Manajemen talenta pada sektor publik: Sebuah studi literatur serta arah model kajian untuk masa depan. Jurnal Manajemen dan Profesional, 3(2), 176–211. https://doi.org/10.32815/jpro.v3i2.1463

Republik Indonesia. (2017). Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil. Jakarta: Sekretariat Negara Republik Indonesia.

Republik Indonesia. (2023). Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara. Jakarta: Sekretariat Negara Republik Indonesia.

Senge, P. M. (2006). The fifth discipline: The art and practice of the learning organization (Rev. & updated ed.). New York: Doubleday/Currency.

Sihombing, U. (2023). Analisis kebutuhan pengembangan kompetensi pegawai negeri sipil dalam rangka mendukung reformasi birokrasi Kementerian Dalam Negeri. Jurnal Widyaiswara Indonesia, 4(1), 21–34. https://doi.org/10.56259/jwi.v4i1.161

Suharsono, A. (2023). Development of employee competence in Central Java Province through the implementation of Central Java Corporate University. Jurnal Litbang Provinsi Jawa Tengah, 20(2), 179–193. https://doi.org/10.36762/jurnaljateng.v20i2.934

Sultan, M. (2022). Kolaborasi stakeholders dalam penyelenggaraan Corporate University pada Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Sulawesi Selatan. Jurnal Widyaiswara Indonesia, 3(2), 81–94.

Tunsiah, S., & Soantahon, S. M. (2021). Analisa penerapan Corporate University di instansi pemerintah. Jurnal Administrasi Pendidikan, 28(3), 55–67. https://doi.org/10.17509/jap.v28i3.39982

United Nations Development Programme. (2009). Capacity development: A UNDP primer. New York, NY: United Nations Development Programme.

United Nations Development Programme. (2023). People-centred governance in a digital age. New York, NY: United Nations Development Programme.

World Bank. (2023). Public sector capability and civil service reform: Global lessons for government transformation. Washington, DC: World Bank.

World Bank. (2024). Bureaucracy and public administration: Building state capability for better governance. Washington, DC: World Bank.

Downloads

Published

2026-06-24

How to Cite

Rano, R. (2026). Strategi dan Rencana Pengembangan Kompetensi ASN di Provinsi Kalimantan Tengah melalui Corporate University Integrasi dengan Rencana Pengembangan Kompetensi Jangka Menengah Daerah (RPKJMD) dan Analisis Kebutuhan Pengembangan Kompetensi (AKPK) ASN Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026-2030. Jurnal Sosial Teknologi, 6(6), 2111–2126. https://doi.org/10.59188/jurnalsostech.v6i6.32888