Optimalisasi JIKN sebagai Digital Learning Resources: Persepsi dan Motivasi Riset Mandiri Mahasiswa
DOI:
https://doi.org/10.59188/jurnalsostech.v6i6.32889Keywords:
Digital Learning Resources, JIKN, Kearsipan Digital, Riset Mandiri, Persepsi MahasiswaAbstract
Transformasi pembelajaran digital telah mendorong pemanfaatan arsip digital sebagai sumber belajar yang mendukung penelitian mandiri mahasiswa. Namun, ketersediaan sumber digital tidak menjamin pemanfaatan yang optimal, karena sangat bergantung pada persepsi pengguna. Meskipun studi sebelumnya telah meneliti bagaimana penggunaan koleksi digital berdampak positif pada ekosistem akademik, sebagian besar literatur membatasi posisi mahasiswa hanya sebagai pengguna perpustakaan atau pengelola dokumen administrasi pribadi. Studi-studi ini jarang membahas mahasiswa sebagai subjek pembelajaran aktif yang secara mendalam mengeksplorasi materi akademik. Studi ini bertujuan untuk mengisi kesenjangan literatur ini dengan secara khusus meneliti optimalisasi portal Jaringan Informasi Arsip Nasional (JIKN) sebagai sumber belajar digital untuk penelitian mandiri. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis persepsi mahasiswa dan mengidentifikasi tantangan dalam melakukan penelitian mandiri di platform tersebut. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif, studi ini menggunakan teknik pengambilan sampel bertujuan yang melibatkan 112 mahasiswa aktif yang sebelumnya telah menggunakan JIKN untuk tujuan akademik. Data dikumpulkan melalui kuesioner berbasis skala Likert dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki persepsi positif terhadap optimalisasi JIKN, dengan skor rata-rata keseluruhan 4,05 (kategori tinggi), khususnya mengenai substansi dan relevansi arsip. Lebih lanjut, JIKN dianggap dapat meningkatkan akses ke sumber primer otentik dan memotivasi penelitian independen. Meskipun demikian, kendala seperti navigasi sistem, metadata yang tidak lengkap, dan kesenjangan ketersediaan arsip masih tetap ada. Oleh karena itu, perbaikan antarmuka pengguna, standardisasi metadata, dan distribusi digitalisasi node jaringan yang merata diperlukan untuk meningkatkan efektivitas JIKN sebagai sumber belajar digital.
References
Annet, K. A. (2025). Reimagining History: The Role of Digital Archives in Education.
Aulawi, M. B., & Mauludin, M. S. (2025). Persepsi Pemustaka terhadap Koleksi Digital di Perpustakaan IAIN KEDIRI. Al-Mabsut : Jurnal Studi Islam Dan Sosial, 19(1), 103–114. https://doi.org/10.56997/almabsut.v19i1.2078
Efendy, V., Sinaga, T. M. S., & Victor. (2026). Pengaruh Reputasi Merek, Kualitas Jaringan, dan Kecepatan Internet Terhadap Minat Pembelian Masyarakat Tanjung Morawa Pada Produk Provider AXIS. Jurnal Ekonomi STIEP, 11(1), 280–292. https://doi.org/10.54526/jes.v11i1.709
Febriyanti, F., Kanada, R., Suryana, I., Apriliani, S., Rahmadania, I., Saputri, T. A., & Wahyuningsih, N. I. D. (2024). Perpustakaan sebagai Pusat Sumber Belajar di Era Digital. Jurnal Basicedu, 8(3), 2331–2339. https://doi.org/10.31004/basicedu.v8i3.7784
Habiburrahman, H., Dewiki, S., & Nurdiansyah, A. (2025). Kurasi Digital dalam Pengelolaan Arsip Elektronik: Tantangan dan Solusi untuk Meningkatkan Efektivitas SIKN dan JIKN di Indonesia. Khazanah: Jurnal Pengembangan Kearsipan, 18(2), 232. https://doi.org/10.22146/khazanah.102115
Hanifa, N., & Rahmawati, A. H. (2025). Teknologi Pendidikan sebagai Arena Etika: Mediasi Nilai oleh Mahasiswa dalam Perspektif Kritis Andrew Feenberg: Penelitian. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 4(1), 5615–5623.
Kasman, A., Qoriah, Q., Destrian, O., Zainuddin, Z. I., & Adnans, A. A. (2025). Implementasi Jaringan Informasi Kearsipan Nasional Upaya Peningkatan Akses Informasi Arsip Negara Yang Autentik Dan Berkelanjutan. Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora Dan Kebijakan Publik, 8(1), 144–158.
Kurniawan, W. O., Afkar, T., Handayani, C. M. S., Estiasih, S. P., Mei, S. W., & Agustin, F. D. (2026). Budaya Tertib Administrasi dalam Pengelolaan Perpustakaan Era Digital di Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan SIDOARJO–JAWA TIMUR. Jurnal Penamas Adi Buana, 9(02), 128–137.
Lachowicz, M. (2025). In the spirit of the Homo Videns era: Digital humanities databases and their potential for education. Studia Historiae Oeconomicae, 43(1), 241–266.
Meliana, I. A., & Marsofiyati, M. (2025). Pengaruh Hasil Belajar Mata Kuliah Arsip Digital dan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Terhadap Persepsi Profesi Arsiparis pada Mahasiswa Pendidikan Administrasi Perkantoran Universitas Negeri Jakarta. JURNAL PENDIDIKAN DAN ILMU SOSIAL (JUPENDIS), 3(1), 147–160.
Mutmainah, S. D., Sari, A. A., Hapsari, N. O., Nursyamsiah, D., Darmawan, V. A., Azzahra, N. A., Diva, D., & Kholis, M. H. (2025). Analisis Persepsi Mahasiswa Terhadap Pentingnya Pengelolaan Dokumen Digital Pribadi. Jurnal Portofolio: Jurnal Manajemen Dan Bisnis, 4(2), 154–164.
Nisa, A. H., Hasna, H., & Yarni, L. (2023). Persepsi. KOLONI, 2(4), 213–226. https://doi.org/10.31004/koloni.v2i4.568
Ogunbodede, K. F., Atchrimi, I. A., & Agina-Obu, R. (2022). Students’ perception and use of digital resources in University of Africa, Bayelsa State, Nigeria. Information Impact: Journal of Information and Knowledge Management, 13(2), 75–87.
Rahmat, M. M., Anisya Mukhlisya, Andriani, Muhammad Darwan, Widya Sari Asis, & Nurliani Rusli. (2024). Development of a Multi-Perspective Digital Archive Learning Platform with Online Discussions to Enhance Critical Thinking in Generation Z. Information Technology Education Journal, 105–111. https://doi.org/10.59562/intec.v3i1.02418
Riady, Y., Sofwan, M., Mailizar, M., Alqahtani, T. M., Yaqin, L. N., & Habibi, A. (2023). How can we assess the success of information technologies in digital libraries? Empirical evidence from Indonesia. International Journal of Information Management Data Insights, 3(2), 100192. https://doi.org/10.1016/j.jjimei.2023.100192
Saputra, M. A., Wahyuni, A., Leihitu, I., Husni, A., & Sunliensyar, H. H. (2025). Tranformasi Pembelajaran Sejarah Lokal Melalui Digital Archie Propinsi Jambi. Jurnal Masyarakat Madani Indonesia, 4(4), 1330–1337.
Setyarto, D. B., Luturmas, Y., & Sari, R. (2024). The Impact of Digitalization of Public Administration on Increasing The Efficiency and Transparency of Government Services.
Subair, A. (2025). Sumber Arsip Online untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Methodologis Pada Mahasiswa Pendidikan Sejarah UNM. PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial Dan Humaniora, 4(3), 4552–4560. https://doi.org/10.56799/peshum.v4i3.8499
Sugiyono. (2016). Metode penelitian kunatitatif kualitatif dan R&D.
Wahyuningtyas, R., Putra, P., & Nurdiansyah, A. (2025). Implementasi SIKN dan JIKN di Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Bandung Barat. Journal of GLAM Terekam Jejak, 1(1), 86–104.
Wiche, H. I., & Ogunbodede, K. F. (2021). Awareness and use of open educational resources by Library and Information Science students of Ignatius Ajuru University of Education, Rivers State, Nigeria.
Zakiah, D. M. (2025). Jenis-Jenis Arsip. PENGANTAR, 19.)
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Griselda Salsabila Permaisuri, Lidya Sintya Wu, Egnan Inggit Dafansa, Ayunda Hamidatul Janna, Muhammad Fathur Rozaq

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA). that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.



