Coastal Flow Market: Strategi Perancangan Pasar Ikan Pusong untuk Mengintegrasikan Aktivitas Grosir dan Eceran di Kawasan Pesisir Lhokseumawe
DOI:
https://doi.org/10.59188/jurnalsostech.v6i7.32920Keywords:
Pasar Ikan, Coastal Flow Market, Pasar Pesisir, Perancangan Arsitektur, LhokseumaweAbstract
Pasar ikan pesisir memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya pada kawasan yang memiliki potensi perikanan tangkap. Namun, Pasar Ikan Pusong di Kota Lhokseumawe menghadapi permasalahan spasial dan fungsional, yaitu aktivitas grosir yang berkembang di luar bangunan pasar sehingga menyebabkan konflik sirkulasi, kemacetan, pemanfaatan ruang yang tidak optimal, serta permasalahan pengelolaan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan aktivitas perdagangan di Pasar Ikan Pusong serta menyusun strategi perancangan yang mampu mengintegrasikan aktivitas grosir dan eceran melalui konsep Coastal Flow Market. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan, dokumentasi, dan studi literatur. Data dianalisis melalui analisis tapak, aktivitas pengguna, sirkulasi, dan kebutuhan ruang untuk menghasilkan strategi perancangan arsitektur yang terintegrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permasalahan utama kawasan terletak pada belum terintegrasinya alur distribusi ikan, aktivitas pedagang, pergerakan pembeli, dan sirkulasi kendaraan. Konsep Coastal Flow Market diterapkan melalui penataan zoning, pemisahan jalur distribusi dan pengunjung, penyediaan loading bay, sistem perdagangan eceran drive-thru, serta pengembangan ruang publik dan area kuliner. Strategi perancangan ini menghasilkan sistem pasar yang lebih tertata, efisien, nyaman, serta mampu memperkuat fungsi Pasar Ikan Pusong sebagai pusat ekonomi pesisir yang berkelanjutan.
References
Alhasby, M. S. (2016). Perancangan pasar ikan di kawasan Pelabuhan Perikanan Pantai Muncar: Tema structure as architecture [Skripsi, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim].
Akmal, N. (2025). Evaluasi pasar ikan Pusong sebagai upaya peningkatan penggunaan kios dagang [Skripsi, Universitas Malikussaleh]. RAMA Universitas Malikussaleh. https://rama.unimal.ac.id/id/eprint/16061/
Arafah, W., Tawakal, A., Mz, M. D., & Saluy, A. B. (2025). Strategi pembangunan ekonomi pesisir bagi pemberdayaan masyarakat. Penerbit Berseri.
Ayu, N. (2024). Penerapan konsep modern tropis pada perancangan tempat pengolahan ikan di Pusong Lama, Lhokseumawe. Jurnal Ilmiah Teknik Unida, 5(2), 243–250. https://doi.org/10.55616/jitu.v5i2.917
Cahyono, R. A., Tohar, I., & Iffiyah, K. (2026). Penerapan arsitektur modern dalam desain perancangan pasar ikan di Lamongan. Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi, 10(11).
Dewi, P., Gerehem, B., Efyjanto, T. K., Mardiah, R. S., & Saputra, A. (2025). Distribusi dan margin pemasaran ikan layang di PPP Tegalsari (Studi kasus KM. Arjun Putra 02). ALBACORE: Jurnal Penelitian Perikanan Laut, 9(2), 261–278. https://doi.org/10.29244/core.9.2.261-278
Elhammi, H. (2025). Redesain pasar tradisional Kartasura dengan pendekatan arsitektur neo vernakular [Skripsi, Universitas Muhammadiyah Surakarta].
Fibiona, I. (2019). Kota pelabuhan Semarang dalam kuasa kolonial: Implikasi sosial budaya kebijakan maritim, tahun 1800-an–1940-an.
Hilal, S., Nur, K. W., Syahruddin, A. S., Osman, W. W., Amal, C. A., & Amalia, A. A. (2024). Perancangan pasar ikan terpadu dengan konsep arsitektur modern di Kota Makassar. Journal of Muhammadiyah's Application Technology, 3(1), 1–8.
Hutabarat, K. D., Hulu, H. K. P., & Telaumbanua, B. V. (2025). Analisis dampak pemilihan lokasi terhadap keberlanjutan dan efisiensi pelabuhan perikanan berdasarkan literatur yang ada. Jurnal Perikanan dan Kelautan (PERAUT), 2(2), 37–42. https://doi.org/10.70134/peraut.v2i2.896
Igianto, E., & Teh, S. W. (2025). Merajut jaringan ekosistem perikanan Muara Angke: Strategi penataan infrastruktur perikanan dan budidaya ikan berkelanjutan melalui pendekatan arsitektur regeneratif. Jurnal Sains, Teknologi, Urban, Perancangan, Arsitektur (STUPA), 7(2), 1023–1036.
Imani, N. M. P. (2024). Revitalisasi tempat pelelangan ikan berbasis pasar wisata = Revitalization of fish auction places based on tourist market [Skripsi, Universitas Hasanuddin].
Imansyah, R. A., Sakdiyah, S. H., Bahar, K., Widjanarko, M. A. R., Zaky, M., & Radianto, D. O. (2022). Analisis alur distribusi hasil tangkapan ikan nelayan Pantai Kenjeran: Pola rantai distribusi perikanan yang ada di Pantai Kenjeran. Jurnal Masyarakat Maritim, 6(1), 20–25. https://doi.org/10.31629/jmm.v6i1.4399
Kambu, A., & Bisai, C. (2022). Kehidupan masyarakat nelayan tradisional di pesisir Pantai Biak Papua. AE Publishing.
Kau, P., Astuti, I., & Ngabito, M. (2024). Pengelolaan sanitasi tempat pelelangan ikan (TPI) di UPTD Pelabuhan Perikanan Gentuma Kecamatan Gentuma Raya Kabupaten Gorontalo Utara. Gorontalo Fisheries Journal, 7(1), 41–48.
Kusuma, M. N. F., Faisal, M., & Bintarjo, B. (2024). Penerapan pendekatan arsitektur modern dalam perancangan pasar ikan modern di Kota Pasuruan. Scientica: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi, 2(6), 293–300.
Maisanda, P., & Wialdi, P. F. (2026). Analisis konflik penertiban pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Permindo Kota Padang. Al-DYAS, 5(1), 322–346. https://doi.org/10.58578/aldyas.v5i1.8930
Mar'aini, M., & Akbar, Y. R. (2022). Penentuan jalur kritis untuk manajemen proyek (Studi kasus pembangunan Jalan Selensen–Kota Baru–Bagan Jaya). Jurnal Pustaka Manajemen (Pusat Akses Kajian Manajemen), 2(1), 6–13.
Nuchri, A. A., & Ramadhani, N. F. (2025). Analisis kritik normatif dan fenomenologis terhadap pasar tradisional sebagai ruang publik: Studi kasus Pasar Bersehati Manado. Cendekia: Jurnal Ilmu Pengetahuan, 5(4), 1489. https://doi.org/10.51878/cendekia.v5i4.7154
Nurkholis, R. (2025). Redesain Pasar Ikan Muara Angke (Arsitektur tropis modern). TERAKOTA: Jurnal Poster Arsitektur, Interior dan Rancang Kota, 3(1).
Parenrengi, M. A., & Pratama, A. Y. (2025). Systematic literature review (SLR): Pendekatan activity based dalam proses redesain pada konteks pasar tradisional. Askara: Jurnal Seni dan Desain, 4(1), 236–250.
Safira, S. M. N., & Soedjarwo, M. P. (2021). Kajian sirkulasi dan tata ruang pada desain pasar ikan modern (Studi kasus Pasar Ikan Modern Muara Baru dan Tsukiji Fish Market). WIDYASTANA: Jurnal Mahasiswa Arsitektur, 2(1), 88–99.
Salsabilah, N. E. N. (2026). Shaping togetherness: Transformasi Pasar Ikan Mayangan Kota Pasuruan sebagai community fish market dengan pendekatan eco-social [Skripsi, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim].
Sembiring, V. U., & Hadiningrum, S. (2025). Analisis perlindungan hukum terhadap hak kesejahteraan sosial pedagang kaki lima di Kelurahan Sempakata Kecamatan Medan Selayang berdasarkan Perda Nomor 5 Tahun 2022. Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan (Inovasi), 5(1), 905–927. https://doi.org/10.55606/inovasi.v5i1.5198
Suryaningtyas, A., & Ramli, A. (2025). Pengaturan hukum pengelolaan wilayah pesisir ditinjau dari segi tata ruang dan kemasyarakatan di Kabupaten Rembang. Jurnal Magister Hukum Udayana (Udayana Master Law Journal), 14(3), 815–839.
Tampubolon, H., Indriani, D., & Karsono, B. (2024). Pola pemanfaatan ruang pada pasar tradisional Balige. Jurnal MESIL (Mesin Elektro Sipil), 5(1), 50–58. https://doi.org/10.53695/jm.v5i1.1002
Tjahjadi, D. J., & Ratnasari, A. (2025). Spatial configuration and circulation analysis for the revitalization of Kalibaru traditional fish market. Lakar: Jurnal Arsitektur, 8(2), 210–218. https://doi.org/10.30998/p3y3nz74
Zanjabila, N. M., & Harani, A. R. (2025). Analisis sistem sirkulasi dan tata ruang berdasarkan standar dan kondisi pengguna pada Pasar Pedurungan Kota Semarang. ARSITEKNO, 12(2), 120–130.
Zikri, M. (2022). Analisis strategi pengembangan kawasan pesisir berdasarkan konsep waterfront city (Studi kasus Kota Tanjungpinang) [Skripsi, Universitas Islam Riau].
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ovianda Resta, Hendra Aiyub

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA). that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.



