Pengaruh Curah Hujan terhadap Produksi Tanaman Pangan Padi dan Jagung di Kecamatan Sleman

Authors

  • Marina Evana Putri Darise Universitas Gadjah Mada
  • Emilya Nurjani Universitas Gadjah Mada
  • Sudrajat Sudrajat Universitas Gadjah Mada

DOI:

https://doi.org/10.59188/jurnalsostech.v6i8.32931

Keywords:

Produksi, Pertanian, Curah Hujan, Air

Abstract

Curah hujan merupakan faktor iklim yang sangat memengaruhi pertumbuhan dan hasil tanaman pangan, terutama di daerah tropis seperti Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh curah hujan terhadap produksi tanaman padi dan jagung di Kecamatan Sleman pada tahun 2018 dan 2020. Data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kecamatan Sleman, meliputi data produksi, luas panen, dan curah hujan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan penyajian data dalam bentuk tabel, grafik, dan peta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produksi padi meningkat dari 1.574,3 ton pada tahun 2018 menjadi 1.613,4 ton pada tahun 2020, sementara produksi jagung meningkat dari 452,7 ton menjadi 576,3 ton pada periode yang sama. Peningkatan produksi padi sejalan dengan peningkatan total curah hujan dari 2.526 mm menjadi 3.272 mm, yang mengindikasikan bahwa ketersediaan air hujan mencukupi kebutuhan air padi yang tinggi. Namun, produktivitas jagung justru menurun dari 0,73 ton/ha menjadi 0,69 ton/ha, diduga akibat curah hujan tinggi pada bulan Mei 2020 (254 mm) yang mengganggu fase pertumbuhan kritis jagung. Selain itu, luas panen terbukti menjadi faktor dominan yang memengaruhi produksi, terutama untuk jagung. Penelitian ini menyimpulkan bahwa curah hujan berpengaruh positif terhadap produksi padi, tetapi pengaruhnya terhadap jagung bersifat kompleks dan perlu dikelola dengan baik. Implikasi penelitian ini adalah perlunya strategi adaptasi seperti pengaturan waktu tanam, perbaikan drainase, dan penggunaan varietas tahan genangan untuk meminimalkan risiko kelebihan air.

References

Abdullah, F., Imran, S., & Rauf, A. (2022). Analisis ketersediaan beras di Kabupaten Gorontalo selang tahun 2021–2030. AGRINESIA: Jurnal Ilmiah Agribisnis, 6(3), 187–197.

Aldillah, R. (2018). Dinamika perubahan harga padi, jagung, kedelai serta implikasinya terhadap pendapatan usaha tani. Dalam Forum Penelitian Agro Ekonomi (hlm. 23–44).

Anwar, M. R., Liu, D. L., Farquharson, R., Macadam, I., Abadi, A., Finlayson, J., Wang, B., & Ramilan, T. (2015). Climate change impacts on phenology and yields of five broadacre crops at four climatologically distinct locations in Australia. Agricultural Systems, 132, 133–144. https://doi.org/10.1016/j.agsy.2014.09.010

Azizah, dkk. (2021). Pengaruh pola curah hujan terhadap produktivitas padi di Kecamatan Bukateja Kabupaten Purbalingga. Jurnal Sains dan Teknologi, 18(1), 1–7.

Badan Pusat Statistik Kecamatan Sleman. (2021). Kecamatan Sleman dalam angka 2021. Badan Pusat Statistik Kabupaten Sleman.

Bantacut, T., Firdaus, Y. R., & Akbar, M. T. (2015). Pengembangan jagung untuk ketahanan pangan, industri, dan ekonomi. Jurnal Pangan, 24(2), 135–148.

Dwiastuti, R. (2017). Metode penelitian sosial ekonomi pertanian: Dilengkapi pengenalan metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan kombinasi kuantitatif-kualitatif. Universitas Brawijaya Press.

Harahap, L. M., Manurung, Y. I. B., Situngkir, J. B., & Simanungkalit, N. A. (2024). Pengelolaan risiko iklim dalam sektor pertanian: Strategi dan implementasi. Jurnal Ilmu Manajemen, Bisnis dan Ekonomi (JIMBE), 1(6), 117–126.

Herlina, N., & Prasetyorini, A. (2020). Pengaruh perubahan iklim pada musim tanam dan produktivitas jagung (Zea mays L.) di Kabupaten Malang. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 25(1), 118–128. https://doi.org/10.18343/jipi.25.1.118

Irsan. (2018). [Judul skripsi/tesis tidak dapat diverifikasi]. [Data publikasi tidak ditemukan dalam basis data daring].

Litbang Kompas. (2023, 12 Oktober). Konservasi air jaga produksi padi nasional di tengah krisis iklim. Kompas.id. https://www.kompas.id/baca/riset/2023/10/12/konservasi-air-jaga-produksi-padi-nasional

Mardiantono. (2025). Analisis tren produktivitas komoditas padi di Provinsi Aceh dan implikasinya terhadap ketahanan pangan regional. AGROSAINTIFIKA, 7(2), 7–13.

Pratikasiwi, H. A., Mahardika, G., & Nurhasanah, S. (2017). CAMS–CRCC: Strategi manajemen pertanian iklim berbasis penguatan ketahanan masyarakat terhadap perubahan iklim.

Rahman. (2012). [Judul skripsi/tesis tidak dapat diverifikasi]. [Data publikasi tidak ditemukan dalam basis data daring].

Rinjani, R. F. P., Ardani, J. W., Utami, K. J., & Saksono, H. (2024). Transformasi agribisnis tembakau NTB: Analisis CAGR dan strategi daya saing di pasar domestik (2011–2023). ALETHEIA: Jurnal Sosial & Humaniora, Inovasi, Ekonomi, dan Edukasi, 1(2), 71–80.

Salampessy, Y. L. A., Lubis, D. P., Amien, L. I., & Suhardjito, D. (2018). Relasi variabel-variabel komunikasi dan kapasitas adaptasi perubahan iklim petani padi sawah. Journal of Agribusiness and Rural Development Research, 4(2), 139–148.

Salelua, S. A., & Maryam, S. (2018). Potensi dan prospek pengembangan produksi jagung (Zea mays L.) di Kota Samarinda. Jurnal Agribisnis dan Komunikasi Pertanian (Journal of Agribusiness and Agricultural Communication), 1(1), 47.

Saputra, I. (2022). Kerentanan rumah tangga dan strategi adaptasi petani padi dalam menghadapi perubahan iklim untuk memperkuat kecukupan pangan di Kabupaten Lampung Selatan.

Suciantini. (2015). Interaksi iklim (curah hujan) terhadap produksi tanaman pangan di Kabupaten Pacitan. Prosiding Seminar Nasional Masyarakat Biodiversitas Indonesia, 1(2), 358–365. https://doi.org/10.13057/psnmbi/m010232

Wahditiya, A., et al. (2025). Klimatologi pertanian. Yayasan Tri Edukasi Ilmiah.

Yuliyanto. (2017). Kajian dampak variabilitas curah hujan terhadap produktivitas padi sawah tadah hujan di Kabupaten Magelang (Skripsi). Fakultas Geografi, Universitas Gadjah Mada.

Downloads

Published

2026-08-28

How to Cite

Darise, M. E. P., Nurjani, E., & Sudrajat, S. (2026). Pengaruh Curah Hujan terhadap Produksi Tanaman Pangan Padi dan Jagung di Kecamatan Sleman. Jurnal Sosial Teknologi, 6(8), 2808–2818. https://doi.org/10.59188/jurnalsostech.v6i8.32931