Analisis Korelasi Temporal Polutan Udara dan Kasus ISPA di Kabupaten Karawang Tahun 2023 Sebagai Dasar Perancangan Sensor IoT Kualitas Udara Lokal

Authors

  • Mahmudah Salwa Gianti Universitas Pendidikan Indonesia
  • Farah Aulia Kirana Universitas Pendidikan Indonesia
  • Hanif Aidil Rachman Universitas Pendidikan Indonesia
  • Muhammad Rifai Ayatulloh Universitas Pendidikan Indonesia
  • Dewi Indriati Hadi Putri Universitas Pendidikan Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59188/jurnalsostech.v6i7.32932

Keywords:

agregasi temporal, polusi udara, Karawang, ISPA, korelasi Pearson, IoT

Abstract

Kabupaten Karawang sebagai salah satu kawasan industri terbesar di Indonesia menghadapi permasalahan kualitas udara akibat tingginya aktivitas industri dan transportasi yang berpotensi meningkatkan risiko penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan temporal antara konsentrasi polutan udara dan kasus ISPA di Kabupaten Karawang tahun 2023 serta menentukan parameter polutan prioritas sebagai dasar perancangan sistem sensor Internet of Things (IoT) kualitas udara lokal. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif-korelatif berbasis data sekunder dengan metode Knowledge Discovery in Databases (KDD). Data polutan diperoleh dari Open-Meteo Air Quality API berbasis model Copernicus Atmosphere Monitoring Service (CAMS), sedangkan data kasus ISPA berasal dari Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang. Analisis dilakukan melalui tahapan preprocessing, agregasi temporal, rekayasa fitur lag, dan uji korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sulfur dioksida (SO₂) dengan efek jeda satu bulan (lag-1) memiliki korelasi paling kuat terhadap kasus ISPA dengan nilai r = 0,635 dan p = 0,036. Selain itu, ozon dan PM₂.₅ juga menunjukkan hubungan positif pada skenario lag-1. Temuan ini menunjukkan bahwa respons kesehatan terhadap paparan polutan memiliki pola temporal tertentu. Penelitian menyimpulkan bahwa SO₂, ozon, dan PM₂.₅ merupakan parameter prioritas dalam pengembangan sensor IoT kualitas udara lokal untuk mendukung pemantauan dan mitigasi risiko ISPA di kawasan industri Karawang.

References

Aghorru, T., & Kopraw, M. (2023). Rancang bangun sistem pemantau kualitas dan polusi udara PM2.5 yang terintegrasi dengan platform IoT. Jurnal Teknologia, 14(3). https://ojs.uniska-bjm.ac.id/index.php/JIT/article/viewFile/12029/5396

Anindita, F. S., & Wahyuni, L. (2023). Pengaruh tingkat polusi udara terhadap tingkat pengidap penyakit ISPA di lingkup masyarakat Kramat Jati. Journal of Community Science, 3(2). https://doi.org/10.55816/jcs.v3i2.568

Bhatt, A., et al. (2025). Hybrid Prophet-XGBoost forecasting for urban air quality with real-time CAMS Open-Meteo data. Mendeley Data. https://doi.org/10.17632/br5dyxm7c6.1

Chen, Z., et al. (2024). Correlation between respiratory infectious diseases, air pollution and meteorological factors with lag effects. Frontiers in Public Health, 12, e1460741. https://doi.org/10.3389/fpubh.2024.1460741

CNN Indonesia. (2023, September). Karawang "digoyang" polusi, nomor 1 kota udara terburuk di RI pagi ini. https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20230901091704

CNBC Indonesia. (2023, September). Korban polusi, Sri Mulyani kena ISPA! Karawang kota terburuk. https://www.cnbcindonesia.com/research/20230901072104

Copernicus Atmosphere Monitoring Service. (2024). CAMS Cy48R1 system upgrade validation. Atmospheric Chemistry and Physics, 24, 9475–9514. https://doi.org/10.5194/acp-24-9475-2024

Darmin, & Mubin, M. (2024). Hubungan kualitas udara ambien dengan jumlah kasus ISPA di Kota Kendari tahun 2020–2022. Miracle Journal of Public Health, 7(1), 1–12.

Decadal Trends, D., et al. (2024). Decadal trends in ambient air pollutants and their associations with respiratory diseases. International Journal of Environmental Research and Public Health, 21(5), e11125922. https://doi.org/10.3390/ijerph21050587

Dewi, R. A., & Kusuma, M. (2024). Bibliometric analysis of research trends on utilisation of low-cost sensors and IoT for PM2.5 air pollution monitoring (2014–2024). Jurnal Manajemen dan Energi Lingkungan. https://jurnal.upnyk.ac.id/index.php/JMEL/article/download/14769/7237

Dharmawan, V. P., & Rofiki, A. (2025). Penerapan jaringan sensor nirkabel untuk sistem pemantauan kualitas udara berbasis IoT. Karapan Network Journal: Journal Computer Technology and Mobile Ad Hoc Network, 1(1).

García, A., et al. (2024). Assessment of IoT low-cost sensor networks for long-term outdoor PM2.5 monitoring. Science of the Total Environment. https://doi.org/10.1016/j.scitotenv.2024.002533

Hong, H., et al. (2023). Mechanism of interaction between hsa_circ_0002854 and MAPK1 protein in PM2.5-induced apoptosis of human bronchial epithelial cells. Toxics, 11, 906. https://doi.org/10.3390/toxics11110906

Kim, J., et al. (2022). Air pollution-induced acute respiratory infection. Juke Kedokteran Unila, 8(1). http://juke.kedokteran.unila.ac.id/index.php/JK/article/download/3014/2923

Kumar, R., et al. (2025). Investigating IoT-based low-cost sensor network for real-time hyper-local air quality monitoring and exposure assessment. Atmospheric Pollution Research, 16(9). https://doi.org/10.1016/j.apr.2025.102351

Li, X., et al. (2022). Global validation and hybrid calibration of CAMS and MERRA-2 PM2.5 reanalysis products based on OpenAQ platform. Atmospheric Environment, 271, 118972. https://doi.org/10.1016/j.atmosenv.2022.118972

Maulana, R., & Nugroho, A. (2026). Association between sulfur-dioxide and nitrogen-dioxide levels with acute respiratory infections during COVID-19 pandemic in Cilacap Regency. Journal of Public Health Tropical Research, 6(1). https://doi.org/10.14710/jphtr.v6i1.31424

Open-Meteo. (2023). Air Quality API – Historical Data (CAMS). https://open-meteo.com/en/docs/air-quality-api

Prasetyaningrum, A. P., et al. (2024). SO2 concentration and the occurrence of acute respiratory infections in children under five in Jakarta 2018–2021. Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional, 17(4). https://doi.org/10.21109/kesmas.v17i4

Putri, J. M., & Susilawati, K. (2024). The role of the Karawang government in addressing air pollution. Jurnal Advokasi, 14(2). https://doi.org/10.36407/advokasi.v14i2.5742

Singh, N. V., et al. (2023). The impact of PM2.5 air pollutant exposure on human respiratory health: A review. World Journal of Advanced Research and Reviews, 19(2), 1–15. https://doi.org/10.30574/wjarr.2023.19.2.1680

World Health Organization. (2021). WHO global air quality guidelines: PM2.5, PM10, ozone, NO2, SO2 and CO. https://www.who.int/publications/i/item/9789240034228

Xu, B., et al. (2025). Short-term effects of O3 and SO2 on C-reactive protein levels: Evidence from a population-based study. Frontiers in Public Health, 13. https://doi.org/10.3389/fpubh.2025.1567206

Downloads

Published

2026-07-16

How to Cite

Salwa Gianti, M., Aulia Kirana, F., Aidil Rachman, H., Rifai Ayatulloh, M., & Indriati Hadi Putri, D. (2026). Analisis Korelasi Temporal Polutan Udara dan Kasus ISPA di Kabupaten Karawang Tahun 2023 Sebagai Dasar Perancangan Sensor IoT Kualitas Udara Lokal. Jurnal Sosial Teknologi, 6(7), 2505–2513. https://doi.org/10.59188/jurnalsostech.v6i7.32932