Manajemen Rantai Pasok SPPG dalam Program Makan Bergizi Gratis pada Berbagai Karakteristik Wilayah

Authors

  • Reny Widya Lestari Universitas Internasional Semen Gresik
  • Rr. Rooswanti Putri Adi Agustini Universitas Internasional Semen Gresik
  • Bambang Tutuko Universitas Internasional Semen Gresik

DOI:

https://doi.org/10.59188/jurnalsostech.v6i8.32950

Keywords:

Program Makan Bergizi Gratis, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi, Supply Chain Management, Food Security, Rantai Pasok Pangan, Ketahanan Pangan

Abstract

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan kebijakan strategis pemerintah untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat, yang keberhasilannya sangat ditentukan oleh efektivitas pengelolaan rantai pasok pangan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai wilayah. Penelitian ini bertujuan menganalisis dan membandingkan implementasi manajemen rantai pasok SPPG di wilayah perkotaan, moderat, dan terpencil guna memahami faktor penentu efektivitasnya. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus komparatif pada SPPG Bulak (Surabaya), SPPG Magetan, dan SPPG Tosari (Pasuruan) yang mewakili karakteristik wilayah berbeda, data primer diperoleh melalui wawancara mendalam dan observasi lapangan, sementara data sekunder berasal dari dokumentasi resmi. Analisis deskriptif-komparatif dilakukan dengan kerangka Food Security (ketersediaan, akses, dan pemanfaatan pangan), yang diinterpretasikan melalui teori Manajemen Rantai Pasok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas rantai pasok SPPG dipengaruhi karakteristik wilayah masing-masing: SPPG Bulak unggul dalam integrasi jaringan pemasok dan efisiensi logistik perkotaan; SPPG Magetan menunjukkan keunggulan dalam pemanfaatan produksi pangan lokal dan kemitraan dengan pelaku usaha daerah; sementara SPPG Tosari, meskipun menghadapi keterbatasan infrastruktur wilayah terpencil, tetap mampu menjaga keberlangsungan layanan melalui kolaborasi pemangku kepentingan dan pemanfaatan potensi lokal secara optimal. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini mengembangkan konsep "Adaptive Regional Food Supply Chain," yang menegaskan bahwa kapasitas produksi pangan lokal, integrasi jaringan pemasok, kualitas infrastruktur logistik, kolaborasi antar pemangku kepentingan, dan kemampuan adaptasi terhadap karakteristik wilayah merupakan faktor utama penentu efektivitas Program MBG. Temuan ini memberikan kontribusi bagi pengembangan teori Manajemen Rantai Pasok di sektor pangan publik dan menjadi dasar bagi perumusan kebijakan pengelolaan rantai pasok SPPG yang lebih adaptif, kontekstual, dan berkelanjutan di seluruh Indonesia.

References

Agustin, A., et al. (2026). Strategi Integrasi Program Makan Bergizi Gratis dengan Sistem Ketahanan Pangan untuk Mengatasi Masalah Stunting dan Malnutrisi. Medika, 5(1), 926–934.

Ariyanto, A., & Saharuddin, S. (2026). Free Nutritious Meals Program or Makan Bergizi Gratis (MBG) and the Rural Political Economy: A Theory-Driven Literature Review of Urban Bias, Spatial Justice, and Fiscal Dynamics in Rural–Urban Relations. Priviet Social Sciences Journal, 6(5), 215–225. https://doi.org/10.55942/pssj.v6i5.1803

Ashari, Nursamsir, & Saputra, G.P.E.A., (2025). Fisheries Village Untuk Mendukung Program Makan Bergizi Gratis di Desa Tanggetada. JPEK (Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Kewirausahaan), 9(3), 1139–1150. https://doi.org/10.29408/jpek.v9i3.3331

Aulia, H. (2026). Manajemen Rantai Pasok Program Makan Bergizi Gratis dalam Mendukung Ketahanan Pangan Nasional: Studi Literatur. Jurnal Ilmiah Ekonomi Dan Manajemen (JIEM), 4(4), 193–205. https://doi.org/10.61722/jiem.v4i4.9353

Aziizah, D.U., Widzayanto, L.A., Muarifudin, & Ripan. (2026). Optimalisasi Rantai Pasok Pangan Lokal dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG): Studi Kasus Integrasi UMKM dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kab. Kendal. Takuana: Jurnal Pendidikan Sains dan Humaniora, 5(1), 240–254. https://doi.org/10.56113/takuana.v5i1.475

Basuki, R.M., Muharrom, N.W., Kusuma, N.A., & Hadji, K., (2026). Implementasi Program Makan Bergizi Gratis: Evaluasi Pelaksanaan dan Tantangan Operasional. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 4(1). https://doi.org/10.61104/alz.v4i1.3208

Bundy, D. A. P., Silva, N., Horton, S., Jamison, D. T., & Patton, G. C. (Eds.). (2018). Optimizing education outcomes: High-return investments in school health for increased participation and learning. World Bank.

Christopher, M. (2022). Logistics & supply chain management (6th ed.). Pearson.

Chopra, S., & Meindl, P. (2022). Supply chain management: Strategy, planning, and operation (8th ed.). Pearson.

Food and Agriculture Organization. (2022). The state of food security and nutrition in the world 2022. FAO.

Firdaus, F., & Sutanto, J.E. (2026). Keberhasilan Program MBG dalam Perspektif Manajemen Rantai Pasok: Peran Moderasi Keterlibatan UMKM terhadap Pertumbuhan Ekonomi Lokal. Journal of Economics and Management Sciences, 8(3), 1056–1066. https://doi.org/10.37034/jems.v8i3.456

Kaylla, M.R., Aulis, H.S., Salsabila, Z.Z., & Rohimi, I.A. (2026). Distribusi Pasokan Bahan Pangan Pada Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Daerah Sarijadi. Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 2(2).

Khatmawati, H., & Putri, Y.E. (2026). Model Rantai Pasok Berkelanjutan pada Program Makan Bergizi Gratis Berbasis Pangan Lokal di Kabupaten Sumbawa. Integrative Perspectives of Social and Science Journal (IPSSJ), 3(1).

Makbul, M., Dharmawan, A., & Muhaimin. (2026). Inkonsistensi Kebijakan Sertifikasi Keamanan Pangan pada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam Program Makan Bergizi Gratis. Journal of Law and Administrative Science (JLAS), 4(1), 35–51. https://doi.org/10.33478/jlas.v4i1.52

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2020). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (4th ed.). SAGE Publications.

Nosratabadi, S., Mosavi, A., Shamshirband, S., Zavadskas, E. K., Rakotonirainy, A., & Chau, K.-W. (2020). Sustainable business models: A review. Sustainability, 12(4), 1663. https://doi.org/10.3390/su12041663

Swensson, L. F. J., & Tartanac, F. (2020). Public food procurement for sustainable diets and food systems: The role of the home-grown school feeding programme. Agriculture and Food Security, 9(1), 29.

Viroza, V., et al. (2026). [Lengkapi sesuai artikel yang disitasi].

Viroza, D., Yasmin, P., & Rizal, M. (2026). Supply Chain Risk pada Program Makan Bergizi Gratis: Perspektif Manajemen Operasi. JICN: Jurnal Intelek dan Cendekiawan Nusantara, 3(3).

Yin, R. K. (2018). Case study research and applications: Design and methods (6th ed.). SAGE Publications.

Downloads

Published

2026-08-13

How to Cite

Lestari, R. W., Agustini , R. R. P. A., & Tutuko , B. (2026). Manajemen Rantai Pasok SPPG dalam Program Makan Bergizi Gratis pada Berbagai Karakteristik Wilayah. Jurnal Sosial Teknologi, 6(8), 2684–2697. https://doi.org/10.59188/jurnalsostech.v6i8.32950