Pengaruh Substitusi Sebagian Agregat Halus dengan Abu Batu terhadap Workabilitas dan Sifat Mekanis Beton Normal

Authors

  • Aryanthi B. Nanasi Politeknik Negeri Manado
  • Ventje B. Slat Politeknik Negeri Manado
  • Don R. G. Kabo Politeknik Negeri Manado

DOI:

https://doi.org/10.59188/jurnalsostech.v6i9.32978

Keywords:

abu batu, agregat halus, workabilitas, kuat tekan, kuat tarik belah

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh substitusi sebagian agregat halus dengan abu batu terhadap workabilitas dan sifat mekanis beton normal. Abu batu dimanfaatkan sebagai pengganti sebagian pasir karena memiliki ukuran partikel halus yang berpotensi meningkatkan kepadatan beton serta mendukung pemanfaatan limbah hasil proses pemecahan batu. Penelitian dilakukan secara eksperimental di Laboratorium Uji Bahan Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Manado menggunakan benda uji silinder berukuran 100 mm × 200 mm. Variasi substitusi abu batu yang digunakan adalah 0%, 12%, 15%, dan 17% dari berat agregat halus. Pengujian workabilitas dilakukan dengan uji slump, sedangkan sifat mekanis beton dievaluasi melalui uji kuat tekan pada umur 7, 14, dan 28 hari serta uji kuat tarik belah pada umur 7 dan 28 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan abu batu memengaruhi nilai slump beton, yaitu dari 6 cm pada beton normal menjadi 5 cm pada variasi 12%, 4 cm pada variasi 15%, dan 5 cm pada variasi 17%. Pada umur 28 hari, beton normal memiliki kuat tekan tertinggi sebesar 20,87 MPa, sedangkan variasi abu batu 12%, 15%, dan 17% masing-masing sebesar 17,00 MPa, 19,57 MPa, dan 14,97 MPa. Nilai kuat tarik belah umur 28 hari pada beton normal sebesar 2,51 MPa, sedangkan pada variasi 12%, 15%, dan 17% masing-masing sebesar 1,99 MPa, 2,39 MPa, dan 1,50 MPa. Secara keseluruhan, variasi 15% memberikan hasil terbaik di antara campuran dengan abu batu, meskipun belum melampaui kinerja beton normal.

References

Badan Standardisasi Nasional. (1989). SK SNI S-04-1989-F.

Badan Standardisasi Nasional. (1990). SNI 03-1974-1990: Metode Pengujian Kuat Tekan Beton.

Badan Standardisasi Nasional. (2000). SNI 03-2834-2000:Tata Cara Pembuatan Rencana Campuran Beton Normal.

Badan Standardisasi Nasional. (2008). SNI 1972:2008: Cara uji slump beton.

Badan Standardisasi Nasional. (2019). SNI 2847-2019 Persyaratan Beton Struktural Untuk Bangunan Gedung dan penjelasan.

Bagus Hario Setiadji, Hariadi Dewabrata, Han Ay Lie, & Sie Alexander P. S. (2020). Studi Penggunaan Semen Slag sebagai Subsitusi Semen Portland pada Beton. 6, 177–128. https://doi.org/10.31849/siklus.v6i2.4595

Chitkeshwar, A. K., & Naktode, P. L. (2022). Concrete with rock quarry dust with partial replacement of fine aggregate. Materials Today: Proceedings, 62(18), 6455–6459. https://doi.org/10.1016/j.matpr.2022.04.195

Han, Y., Yang, B., Meng, L.-Y., Cho, H.-K., Lin, R., & Wang, X.-Y. (2025). Optimization of the life cycle environmental impact of shell powder and slag concrete using response surface methodology. Process Safety and Environmental Protection, 194, 272–288. https://doi.org/10.1016/j.psep.2024.12.036

H. Lisitiawaty, S.A. Namira, M. Aryasin, Muhajir, & S.W. Martani. (2025). Studi Pengaruh Penambahan Abu Batu Sebagai Pengganti Pasir Pada Beton Mutu K-250. 6(1), 73–80. https://doi.org/10.22487/renstra.v6i1.712

Khan, R. A. (2023). Experimental study on fine-crushed stone dust a solid waste as a partial replacement of cement. Materials Today: Proceedings. https://doi.org/10.1016/j.matpr.2023.03.222

Mhd Almahi, Yelfidar, & Syaiful Hendri Rawi. (2023). Pengaruh Penambahan Abu Batu Terhadap Mix Design Campuran Beton K-225. 1, 141–151. https://doi.org/10.58169/jusit.v1i1.177

Mitikie, B. B., Alemu, Y. L., & Reda, S. G. (2022). Utilization of basaltic quarry dust as a partial replacement of cement for hollow concrete block production. International Journal of Concrete Structures and Materials, 16(1), 1–12. https://doi.org/10.1186/s40069-022-00546-4

Nguyen, C. T., Pham, P. N., Nam, H. P., & Nguyen, P. (2025). Factors affecting compressive strength of steel slag concrete: A systematic literature review. Journal of Building Engineering, 100, 111686. https://doi.org/10.1016/j.jobe.2024.111686

Ray, S., Haque, M., Ahmed, T., Mita, A. F., Saikat, M. H., & Alom, M. M. (2022). Predicting the strength of concrete made with stone dust and nylon fiber using artificial neural network. Heliyon, 8(3), e09129. https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2022.e09129

Rinaldi Fatwa, Noviyanthy Handayan, & Amelia Faradila. (2024). Penggunaan Limbah Abu Batu Sebagai Campuran Pada Agregat Halus Terhadap Kuat Tekan Beton. 12, 167–175. https://doi.org/10.33084/mits.v12i2.7427

Satriani, S., & Bastomi, M. (2023). Tinjauan kualitas beton menggunakan abu batu limbah stone crusher sebagai subtitusi parsial agregat halus. Jurnal Industrial Galuh, 3(1), 37–42. https://doi.org/10.25157/jig.v3i01.3003

Thapa, I., Baral, N. P., & Adhikari, K. R. (2024). Enhancing high-performance concrete properties through partial replacement of fine aggregate with crusher run dust: A comprehensive experimental investigation. BIBECHANA, 21(3). https://doi.org/10.3126/bibechana.v21i3.65293

Yulian, H., Carlo, N., & Khaidir, I. (2023). Pengaruh limbah batu bata terhadap kuat tekan beton. Jurnal Teknik Sipil, 19(2), 322–334. https://doi.org/10.28932/jts.v19i2.6176

Zhang, S., Zhao, T., Li, K., Ni, W., Yang, H., Wu, Z., Li, J., Li, Y., Zhang, B., Wang, J., Xu, R., Liu, X., Fu, P., Cui, W., & Yao, J. (2024). Effect of blast furnace slag substitution for cement in carbon-reduced and low-cost solidified/stabilized cementitious materials. Green and Smart Mining Engineering, 1(1), 104–117. https://doi.org/10.1016/j.gsme.2024.01.001

Downloads

Published

2026-09-16

How to Cite

B. Nanasi, A., B. Slat, V., & Kabo, D. R. G. (2026). Pengaruh Substitusi Sebagian Agregat Halus dengan Abu Batu terhadap Workabilitas dan Sifat Mekanis Beton Normal. Jurnal Sosial Teknologi, 6(9), 2915–2925. https://doi.org/10.59188/jurnalsostech.v6i9.32978