Perencanaan Ulang Struktur atas Gedung Industri dengan Sistem Struktur Baja: Studi Kasus PT. Komatsu New Assembly Cibitung

Authors

  • Putry G. Wewengkang Politeknik Negeri Manado
  • Fandel Maluw Politeknik Negeri Manado
  • Rudolf Estephanus Golioth Mait Politeknik Negeri Manado

DOI:

https://doi.org/10.59188/jurnalsostech.v6i9.32981

Keywords:

struktur baja, ETABS, beban gempa, perencanaan sambungan, rasio PMM

Abstract

Struktur baja memiliki rasio kekuatan terhadap berat yang tinggi, waktu pelaksanaan lebih cepat, dan tingkat presisi dimensi yang baik, sehingga sesuai diterapkan pada bangunan industri seperti pabrik PT. Komatsu New Assembly di Cibitung, Bekasi. Penelitian ini bertujuan untuk memodelkan dan menganalisis perilaku struktur atas baja terhadap beban gravitasi dan beban gempa menggunakan perangkat lunak ETABS, serta mengevaluasi apakah hasil perencanaan memenuhi persyaratan kekuatan, kestabilan, dan keamanan sesuai ketentuan SNI yang berlaku. Penelitian menggunakan metode deskriptif-analitis dengan pendekatan studi kasus pada struktur atas bangunan PT. Komatsu New Assembly. Data primer berupa gambar struktur dan data sekunder berupa spesifikasi material serta ketentuan pembebanan (SNI 1729:2015, SNI 1726:2019, SNI 2847:2019, SNI 7860:2020, dan SNI 1727:2013) dikumpulkan dan digunakan untuk membangun model tiga dimensi pada ETABS. Beban mati, beban hidup, dan beban gempa statik ekivalen diinput, kemudian struktur dianalisis untuk memperoleh gaya dalam yang digunakan dalam pemeriksaan kapasitas elemen dan perencanaan sambungan. Hasil analisis ETABS menghasilkan gaya geser dasar sebesar 1.306,48 kN pada arah X dan 1.248,88 kN pada arah Y. Nilai rasio PMM maksimum diperoleh sebesar 0,862 pada balok dan 0,138 pada kolom, keduanya berada di bawah batas 1,00. Sambungan balok-kolom, kolom-kolom, dan baseplate yang direncanakan menggunakan baut M16, pelat penyambung, dan las sudut memenuhi persyaratan kekuatan, dengan nilai interaction equation sebesar 0,061 pada sambungan balok-kolom kritis.

References

Azanaw, G. M. (2023). A comprehensive review of current trends in steel structures. Journal of Constructional Steel Research.

Badan Standardisasi Nasional. (2013). SNI 1727:2013: Beban minimum untuk perancangan bangunan gedung dan struktur lain. Jakarta: Badan Standardisasi Nasional.

Badan Standardisasi Nasional. (2015). SNI 1729:2015: Spesifikasi untuk bangunan gedung baja struktural. Jakarta: Badan Standardisasi Nasional.

Badan Standardisasi Nasional. (2019). SNI 1726:2019: Tata cara perencanaan ketahanan gempa untuk struktur bangunan gedung dan non gedung. Jakarta: Badan Standardisasi Nasional.

Badan Standardisasi Nasional. (2019). SNI 2847:2019: Persyaratan beton struktural untuk bangunan gedung dan penjelasan. Jakarta: Badan Standardisasi Nasional.

Badan Standardisasi Nasional. (2020). SNI 1729:2020: Spesifikasi untuk bangunan gedung baja struktural. Jakarta: Badan Standardisasi Nasional.

Badan Standardisasi Nasional. (2020). SNI 7860:2020: Ketentuan seismik untuk bangunan gedung baja struktural. Jakarta: Badan Standardisasi Nasional.

Cahyani, N., Sugiharti, & Naibaho, A. (2022). Perencanaan ulang gedung Type B1 RSUD Dr. Soewandhi Surabaya menggunakan struktur baja. Jurnal Teknik Sipil, Politeknik Negeri Malang.

Chopra, A. K. (2012). Dynamics of structures: Theory and applications to earthquake engineering (4th ed.). Upper Saddle River, NJ: Prentice Hall.

Computer and Structures, Inc. (2023). ETABS – Integrated building design software (User manual). Berkeley, CA: CSI.

Jati, S. K., Purnomo, W. A. S., & Antonius. (2024). Redesain struktur gedung hotel 6 lantai menggunakan portal baja. Jurnal Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Islam Sultan Agung, Semarang.

Muhammad, M. K. (2024). Studi kapasitas sambungan balok-kolom, balok-balok, dan baseplate pada perancangan sistem rangka pemikul momen khusus (SRPMK) struktur gedung kantor 7 lantai dengan struktur baja. Jurnal Ilmiah Sultan Agung.

Nagui, W. (2020). Improved steel beam-column connections in industrial structures. Engineering, Technology & Applied Science Research, 10(1), 5126–5127.

Nugroho, H. T., Suhendra, & Nuklirullah, M. (2021). Analisa perhitungan struktur baja menggunakan program ETABS. Jurnal Teknik Sipil, Universitas Batanghari Jambi.

Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 29/PRT/M/2006 tentang Pedoman Persyaratan Teknis Bangunan Gedung.

Prasetyani, N. H. (2022). Redesain struktur atas gedung Jogja Apartel dengan sistem rangka bresing konsentris khusus. Tugas Akhir, Universitas Islam Indonesia.

Setiawan, A. (2008). Perencanaan struktur baja dengan metode LRFD. Jakarta: Erlangga.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung.

Downloads

Published

2026-09-16

How to Cite

G. Wewengkang, P., Maluw, F., & Estephanus Golioth Mait, R. (2026). Perencanaan Ulang Struktur atas Gedung Industri dengan Sistem Struktur Baja: Studi Kasus PT. Komatsu New Assembly Cibitung. Jurnal Sosial Teknologi, 6(9), 2926–2935. https://doi.org/10.59188/jurnalsostech.v6i9.32981