Evaluasi SMKK dan Prioritas Pengendalian Risiko Pemeliharaan Jalan Tol Surabaya–Gempol dengan AHP–TOPSIS

Authors

  • Daniel Assa Politeknik Negeri Manado
  • Daisy D. G. Pangemanan Politeknik Negeri Manado
  • Don R. G. Kabo Politeknik Negeri Manado

DOI:

https://doi.org/10.59188/jurnalsostech.v6i9.32989

Keywords:

Keselamatan Konstruksi, HIRADC, AHP, TOPSIS, Jalan Tol

Abstract

Pekerjaan pemeliharaan jalan tol memiliki risiko tinggi karena dilaksanakan berdekatan dengan arus lalu lintas aktif, pekerja, kendaraan proyek, dan alat berat. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK) dan menentukan prioritas pengendalian risiko pada pekerjaan rekonstruksi perkerasan Jalan Tol Surabaya–Gempol STA 10+200–11+400. Penelitian menggunakan desain deskriptif-evaluatif dengan pendekatan kuantitatif yang didukung observasi dan validasi praktisi. Data diperoleh dari 40 responden melalui instrumen berisi 40 indikator SMKK, sedangkan tiga ahli memberikan penilaian untuk analisis pengambilan keputusan. Penerapan SMKK dianalisis secara persentase, bahaya dinilai menggunakan HIRADC/IBPRP, bobot kriteria dihitung dengan Analytical Hierarchy Process (AHP), dan alternatif pengendalian diperingkat menggunakan Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS). Hasil penelitian menunjukkan tingkat penerapan SMKK sebesar 71,86% atau kategori baik, dengan evaluasi kinerja sebagai elemen terendah. Sebanyak sepuluh bahaya teridentifikasi; setelah pengendalian, tidak terdapat risiko ekstrem, tetapi dua bahaya tetap berkategori tinggi. AHP menempatkan efektivitas penurunan risiko sebagai kriteria utama. TOPSIS menetapkan peningkatan rambu, lampu peringatan, dan pengendalian kecepatan sebagai prioritas pertama dengan nilai 0,8175. Temuan tersebut menegaskan perlunya integrasi evaluasi sistem dan tindakan operasional lapangan. Penelitian menyimpulkan bahwa penerapan SMKK yang baik perlu diperkuat melalui evaluasi kinerja dan pengendalian teknis berbasis prioritas untuk menurunkan risiko keselamatan secara berkelanjutan.

References

Ahmadi, F., Sadeghi-Yarandi, M., Ghiyasi, S., Mousavi, M., & Soltanzadeh, A. (2025). Advancing construction safety: A hybrid construction safety risk index and kernel density estimation approach for assessing construction safety risks. WORK: A Journal of Prevention, Assessment & Rehabilitation, 83(2), 303–319. https://doi.org/10.1177/10519815251366999

Ansari, F. A., Pani, A., Oh, S., & Mohapatra, S. S. (2025). Systematic review and meta-analysis exploring safety performance measures of work zone. International Journal of Injury Control and Safety Promotion, 32(3), 460–473. https://doi.org/10.1080/17457300.2025.2537684

Aydinli, S., Alboga, Ö., Oral, M., & Erdiş, E. (2025). A multi-dimensional construction safety risk optimization model. Buildings, 15(6), 985. https://doi.org/10.3390/buildings15060985

Ayu Kurnia Sari, S., & Putri Ayu Sekar Sari, S. (2026). Laporan Akhir Penelitian Internal Dosen: Analisis Dan Penilaian Risiko Kecelakaan Kerja Konstruksi Menggunakan Metode Hiradc Pada Proyek Rekonstruksi Jalan.

Chitturi, M. V., Vorhes, G., He, Z., Claros, B., Qin, X., Bill, A. R., & Noyce, D. A. (2025). Safety and mobility impacts of work zone lane and shoulder widths. Transportation Research Record: Journal of the Transportation Research Board, 2679(10), 714–730. https://doi.org/10.1177/03611981251342772

Chou, J.-S., Lin, T.-Y., Molla, A., & Lin, C.-C. J. (2025). Advanced risk management strategies for safety enhancement in temporary building construction works. Journal of Safety Research, 95, 545–568. https://doi.org/10.1016/j.jsr.2025.08.003

Ekadamiyanti Sumule, P. (2024). Analisis Biaya Pencegahan Kecelakaan Kerja dalam Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja pada Proyek Konstruksi Gedung Seni dan Olahraga Kota Palopo. unhas.

Gyamfi, P. A., & Perrault, E. K. (2025). The salience of highway work zone safety and cell phone use among US young adults: Formative evaluation for future campaign development. Transportation Research Part F: Traffic Psychology and Behaviour, 114, 1241–1252. https://doi.org/10.1016/j.trf.2025.07.013

Hang, J., Li, X., Yan, X., Duan, K., Wang, Q., & Xue, Q. (2025). Driving risks assessment and in-vehicle warning design for improving work zone safety. Accident Analysis & Prevention, 215, 107991. https://doi.org/10.1016/j.aap.2025.107991

Hartono, W., Kristiawan, S. A., Handayani, D., & Sutopo, W. (2025). Safety risk assessment model for bridge construction. Civil Engineering Journal, 11(1), 161–184. https://doi.org/10.28991/cej-2025-011-01-010

Hwang, C.-L., & Yoon, K. (1981). Multiple attribute decision making: Methods and applications. Springer-Verlag.

Koswara, D., & Rochim, A. (2025). Pengaruh Penerapan Aplikasi Safetyculture Dalam Meningkatkan Mutu Pemeliharaan Jalan Tol. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 11(7. B), 32–46.

Kurniawan, I., & Najid, N. (2022). Evaluasi Tingkat Pelayanan Jalan Studi Kasus: Jalan Gatot Subroto Jakarta. JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil, 481–488.

Laal, F., Komeili, A., Alboghobeish, A., & Ansari, A. M. (2025). Prioritizing leading and lagging safety and health indicators using Fuzzy-AHP and TOPSIS methods. Theoretical Issues in Ergonomics Science, 27(1), 19–37. https://doi.org/10.1080/1463922X.2025.2562533

Lin, W.-P., Wang, C.-C., Li, E.-C., & Yeh, C.-H. (2025). Enhanced real-time highway object detection for construction zone safety using YOLOv8s-MTAM. Sensors, 25(20), 6420. https://doi.org/10.3390/s25206420

Nnaji, C., Gambatese, J., Lee, H. W., & Zhang, F. (2020). Improving construction work zone safety using technology: A systematic review of applicable technologies. Journal of Traffic and Transportation Engineering (English Edition), 7(1), 61–75. https://doi.org/10.1016/j.jtte.2019.11.001

Putriani, W. I., & Setiawan, T. H. (2023). Studi Manajemen Operasi dan Pemeliharaan Jalan Tol Pekanbaru-Dumai. Journal of Sustainable Construction, 3(1), 17–31.

Saaty, T. L. (1980). The analytic hierarchy process. McGraw-Hill.

Shuang, Q., Shuai, X., Liang, H., & Bai, J. (2025). How work-family conflict affects highway construction professionals’ safety citizenship behaviors: A moderated mediation model. Safety Science, 191, 106976. https://doi.org/10.1016/j.ssci.2025.106976

Tang, W., Wang, H., Ma, J., Yang, C., & Yin, C. (2025). Vehicle collision risk assessment method in highway work zone based on trajectory data. Traffic Injury Prevention, 27(1), 114–121. https://doi.org/10.1080/15389588.2025.2474722

Zeibak-Shini, R., Malka, H., Kima, O., & Shohet, I. M. (2024). Analytical hierarchy process for construction safety management and resource allocation. Applied Sciences, 14(20), 9265. https://doi.org/10.3390/app14209265

Zhang, S., Zuo, F., Ergan, S., & Ozbay, K. (2025). Improving work zone safety: Integrating VR-CARLA co-simulation and eye tracking for behavior analysis of drivers around work zones. Journal of Transportation Safety & Security, 17(7), 826–849. https://doi.org/10.1080/19439962.2025.2462808

Downloads

Published

2026-09-22

How to Cite

Assa, D., Pangemanan, D. D. G., & Kabo, D. R. G. (2026). Evaluasi SMKK dan Prioritas Pengendalian Risiko Pemeliharaan Jalan Tol Surabaya–Gempol dengan AHP–TOPSIS. Jurnal Sosial Teknologi, 6(9), 3005–3014. https://doi.org/10.59188/jurnalsostech.v6i9.32989