Evaluasi Jejak Karbon Perkerasan Lentur dan Kaku Berbasis Life Cycle Assessment Fase Cradle-to-site di Desa Wioi
DOI:
https://doi.org/10.59188/jurnalsostech.v6i10.32995Keywords:
jejak karbon, perkerasan kaku, penilaian daur hidupAbstract
Pertumbuhan ekonomi dan populasi manusia telah menyebabkan perkembangan infrastruktur jalan yang pesat, yang secara langsung meningkatkan emisi gas rumah kaca. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi total jejak karbon perkerasan lentur dan kaku menggunakan metode penilaian siklus hidup (LCA) dengan kendala sistem dari hulu ke hilir (cradle-to-site). Studi kasus dilakukan pada Proyek Perbaikan Jalan Wawali di Desa Wioi, dari segmen STA 0+400 hingga STA 0+500. Penelitian kuantitatif ini menggunakan pendekatan studi kasus dengan data sekunder berupa RAB dan gambar kerja untuk menghitung volume material dan durasi operasional alat berat. Emisi dihitung berdasarkan faktor emisi dari basis data Inventory of Carbon & Energy (ICE) dan pedoman IPCC/DESNZ. Hasil menunjukkan bahwa total emisi jejak karbon mencapai 11.522,12 kgCO2e. Perkerasan lentur memberikan kontribusi emisi yang lebih besar (7.639,01 kgCO2e) dibandingkan perkerasan kaku (3.883,11 kgCO2e). Berdasarkan tahapan siklus hidup, pengadaan material pada fase produksi merupakan penyumbang emisi terbesar (52%), diikuti oleh fase transportasi (45%) dan konstruksi di lokasi (3%). Temuan ini menunjukkan bahwa perkerasan kaku secara kumulatif lebih ramah lingkungan. Strategi pengurangan karbon yang direkomendasikan meliputi optimalisasi penggunaan material ramah lingkungan seperti Warm Mix Asphalt (WMA) dan peningkatan efisiensi rantai pasokan logistik dari tambang ke lokasi proyek.
References
Abisono, F. G. (2024). Di bawah bayang-bayang perubahan iklim: Transformasi negara pembangunan dan agenda transisi energi di Indonesia. Politika: Jurnal Ilmu Politik, 15(1), 95–118.
Adi, W. B., Adiansyah, J. S., & Muladi, A. (2024). Evaluasi Jejak Karbon Produk Tahu di Kelurahan Abian Tubuh Kota Mataram Menggunakan Pendekatan Penilaian Daur Hidup (Life Cycle Assessment). J. Ilmu Lingkung, 22(2), 439–446.
Afra, L., Abdullah, Z., Usrina, N., Anna, K., Pramanda, H., & Satyadharma, M. (2026). Dasar-dasar perencanaan transportasi: Pendekatan terpadu untuk sistem transportasi. Kamiya Jaya Aquatic.
Apriliyaningsih, S., Saepudin, E. A., Putri, R. A., Karmelia, A., & Sandi, M. R. (2025). Kebijakan Pembangunan Infrastruktur Jalan Tol Evaluasi Dampak Pembangunan Jalan Tol Terhadap Peningkatan Konektivitas Antar Daerah, Pertumbuhan Ekonomi Regional, serta Dampaknya Terhadap Masyarakat dan Lingkungan Hidup. Ekopedia: Jurnal Ilmiah Ekonomi, 1(2), 44–53.
Efendi, Z. (2024). Strategi Pembangunan Berkelanjutan dalam Perencanaan Daerah untuk Menghadapi Perubahan Iklim Global. Indonesian Journal of Research and Service Studies, 1(4), 198–209.
Ervianto, W. I. (2024). Buku Panduan Konstruksi Hijau Untuk Proyek Gedung di Indonesia. Penerbit Andi.
Fistcar, W. A. (2020). Implementasi life cycle assessment (LCA) pada pemilihan perkerasan kaku dan lentur konstruksi jalan tol Balikpapan-Samarinda. Retrieved from ResearchGate.
Gouveia, B. G., Donato, M., & da Silva, M. A. V. (2022). Life cycle assessment in road pavement infrastructures: A review. Civil Engineering Journal, 8(6), 1304–1315.
Indarto, B. A., Ani, D. A., Tantra, A. R., & Jayanti, F. D. (2024). Pengembangan Model Pengukuran dan Pelaporan Carbon Footprint di Bidang Green Accounting dalam Transisi Menuju Ekonomi Rendah Karbon. Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi, Bisnis Digital, Ekonomi Kreatif, Entrepreneur (JEBDEKER), 5(1), 119–130.
Jannah, M., & Kurniati, E. (2025). Analisis Peran Pemerintah Daerah Terhadap Pembangunan Infrastruktur Sebagai Upaya Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Di Provinsi Lampung. Jurnal Ilmu Ekonomi, 4(1), 231–251.
Mahendra, R., & Firmansyah, F. (2025). Peran infrastruktur transportasi dalam pertumbuhan ekonomi: Bukti empiris di lima negara ASEAN. Indicators: Journal of Economic and Business, 7(2), 68–75.
Melati, W. Z., Sinta, Y., Ilahi, Z. R., & Malik, A. (2025). Evaluasi Dampak Sosial, Ekonomi, dan Lingkungan dari Proyek Infrastruktur di Indonesia. Kalianda Halok Gagas, 8(1), 17–24.
Mulyana, A., & Wirahadikusumah, R. D. (2017). Analisis Konsumsi Energi dan Emisi Gas Rumah Kaca pada Tahap Konstruksi Studi Kasus: Konstruksi Jalan Cisumdawu. Jurnal Teoritis Dan Terapan Bidang Rekayasa Sipil, 24(3), 269–280.
Pandarangga, A., HA, R., & Dwi Hatmoko, J. U. (2015). Konseptualisasi Rantai Pasok Penyelenggaraan Material Dan Peralatan Konstruksi Pada Industri Konstruksi Di Indonesia. Doctor Program in Civil Engineering.
Pratama, M. A. A. P. (2026). Peran Infrastruktur Berkelanjutan dalam Meningkatkan Ketahanan Kota terhadap Perubahan Iklim: Kajian Literatur. Jurnal Rekayasa Sipil & Infrastruktur, 1(1), 15–21.
Putri, D. A. K., Khalfani, M. R., Radinka, M. R., & Nirwana, N. S. (2025). Transformasi infrastruktur transportasi untuk meningkatkan konektivitas Dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan Di Jakarta. Integrative Perspectives of Social and Science Journal, 2(03 Juli), 4788–4799.
Ramadhani, A. P., & Nasution, A. R. (2026). Analisis Konseptual Investasi Hijau Dalam Mendukung Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan. Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research, 4(2), 2642–2648.
Sibali, A., Erhanuddin, E., & Jainuddin, J. (2025). Dampak Pembangunan Infrastruktur Terhadap Peningkatan Ekonomi Masyarakat Pesisir Kepulauan Selayar. Innovative: Journal Of Social Science Research, 5(1), 302–308.
Singh, A., Srivastava, V., & Tiwari, A. K. (2023). Carbon footprint estimation of highway construction materials. Journal of Environmental Nanotechnology, 12(4), 22–34.
Sjafruddin, A. (2013). Pembangunan Infrastruktur Transportasi untuk Menunjang Pembangunan Berkelanjutan Berbasis Ilmu Pengetahuan. Makalah. Bandung: Institut Teknologi Bandung, Fakultas Teknik Sipil Dan Lingkungan.
Tampubolon, D., Sayid Abas, S. E., Atmaja, I. U., Endri Purnomo, S. E., Ak, M., Nurhayati, S. E., Rineliana, S. E., Heppi Syofya, S. E., Mustam, S. P., & Hasanuddin Djumakking, S. E. (2025). Dinamika Pertumbuhan Ekonomi. CV Rey Media Grafika.
Thives, L. P., & Ghisi, E. (2017). Asphalt mixtures emission and energy consumption: A review. Renewable and Sustainable Energy Reviews, 72, 473–484.
Wahyudi, J. (2017). Penerapan life cycle assessment untuk menakar emisi gas rumah kaca yang dihasilkan dari aktivitas produksi tahu. URECOL, 475–480.
Werastuti, D. N. S. (2026). AKUNTANSI KARBON Mengukur Jejak Emisi, Membangun Masa Depan Berkelanjutan. PT Insight Pustaka Nusa Utama.
Wibowo, A. (2024). Peluang Indonesia dalam Pasar Karbon Global: Strategi Menjadi Pemain Kunci di Asia Tenggara. Prosiding Seminar Sosial Politik, Bisnis, Akuntansi Dan Teknik, 6, 230–242.
Yuliyanto, A., Prayogi, G. R., Syahputra, D., P., K., & Kurniawan, A. C. (2025). Evaluasi emisi gas rumah kaca warm mix asphalt metode life cycle assessment. Jurnal Jalan Jembatan, 42(2).
Zheng, L., Li, Y., Qian, C., & Du, Y. (2023). Carbon emission evaluation of roadway construction at contaminated sites based on life cycle assessment method. Sustainability, 15(16), 12642.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jecky Umboh, Beldie Aryona Tombeg, Dian Puspita Sari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA). that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.




