Dari Konsumen Menuju Kreator Iman: Agensi Orang Muda Katolik dalam Katekese Digital

Authors

  • Agustinus Manfred Habur Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng
  • Hilda Anggong Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng
  • Maksimilianus Jemali Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng

DOI:

https://doi.org/10.59188/jurnalsostech.v6i10.33008

Keywords:

Agensi Kateketis Digital, Budaya Digital, Katekese Digital, Orang Muda Katolik, Partisipasi Iman

Abstract

Budaya digital telah mengubah pengalaman keagamaan kaum muda, tetapi kedekatan dengan media digital belum tentu menghasilkan partisipasi aktif dalam pembentukan iman. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi pergerakan Orang Muda Katolik dari konsumsi pasif menuju agensi kateketis digital serta mengidentifikasi kondisi pendukungnya di Stasi Mesi, Paroki Mok, Kabupaten Manggarai Timur. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan melibatkan sepuluh informan Orang Muda Katolik. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan menggunakan konsep agensi kateketis digital sebagai lensa interpretasi. Hasil penelitian mengungkapkan lima tema, yaitu dominasi konsumsi digital, relevansi pengalaman, komunikasi interaktif, dukungan relasional, dan agensi yang mulai bertumbuh. Sebagian peserta pasif dalam katekese meskipun terbiasa menggunakan platform digital. Keterlibatan meningkat ketika materi dikaitkan dengan pengalaman sehari-hari, menggunakan video dan lagu rohani, membuka dialog, serta memperoleh dukungan teman sebaya. Keterbatasan pendampingan, fasilitas, jaringan internet, dan kepercayaan diri digital menghambat partisipasi. Pembahasan menunjukkan bahwa pertumbuhan agensi memerlukan pembentukan iman yang kontekstual, interaktif, dan komunal. Kerangka interpretatif menghubungkan konsumsi digital, relevansi pengalaman, interaksi iman, partisipasi komunal, keterlibatan kreatif, dan agensi yang bertumbuh tanpa mengasumsikan tahapan universal. Penelitian menyimpulkan bahwa katekese digital perlu memberdayakan kaum muda melalui dialog, refleksi, kolaborasi, dan pendampingan gerejawi; produksi konten belum terbukti.

References

Angga, S., & Firmanto, A. D. (2023). Digital ecclesia sebagai gereja sinodal yang mendengarkan. Dunamis: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristiani, 8(1), 170–183.

Braun, V., & Clarke, V. (2021). Thematic analysis: A practical guide. SAGE Publications.

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). SAGE Publications.

Deroo, M. R., & Mohamud, I. (2022). “I would rather be informed than misinformed”: Critical conversations supporting transnational religious identity across time and space. English Teaching: Practice & Critique, 21(3), 254–266. https://doi.org/10.1108/ETPC-08-2021-0105

Evolvi, G. (2022). Religion and the internet: Digital religion, (hyper)mediated spaces, and materiality. Zeitschrift für Religion, Gesellschaft und Politik, 6, 9–25. https://doi.org/10.1007/s41682-021-00087-9

Francis. (2019). Christus vivit: Post-synodal apostolic exhortation to young people and to the entire people of God. Libreria Editrice Vaticana.

Golan, O. (2023). Introduction: Digital youth and religion. Religions, 14(6), 704. https://doi.org/10.3390/rel14060704

Habur, A. M. (2025). Digital catechesis as cyber-theological practice: Model integration, semiotic capacity, and hybrid faith formation in post-pandemic Indonesia. Khazanah Theologia, 7(1). https://doi.org/10.15575/kt.v7i1.37622

Hennink, M., Hutter, I., & Bailey, A. (2020). Qualitative research methods (2nd ed.). SAGE Publications.

Kiger, M. E., & Varpio, L. (2020). Thematic analysis of qualitative data: AMEE Guide No. 131. Medical Teacher, 42(8), 846–854. https://doi.org/10.1080/0142159X.2020.1755030

Limacher, K., Mattes, A., & Novak, C. (2025). Curating religion online: Young users’ everyday religious consumption and expression on social media. In Oxford intersections: Social media in society and culture. Oxford University Press. https://doi.org/10.1093/9780198945253.003.0041

Liu, Z., Ghouri, A. M., Wang, J., & Lin, C. (2025). Digital religion and Generation Z: An empirical study in the context of China. Frontiers in Psychology, 16, 1536644. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2025.1536644

Mazur, R. (2021). Digital culture as the context of contemporary catechesis. Colloquia Theologica Ottoniana, 37, 149–167. https://doi.org/10.18276/cto.2021.37-09

Nafisah, K., Maksum, A., Kholifah, S., Prasetyo, B. D., & Muaddab, H. (2026). From stage to feed: Reconfiguring piety in Indonesia’s digital Islamic youth culture. Journal of Media and Religion. Advance online publication. https://doi.org/10.1080/15348423.2026.2699084

Pontifical Council for the Promotion of the New Evangelization. (2020). Directory for catechesis. Catholic Truth Society.

Prasojo, Z. H., Masri, M. S. B. H., Fauzi, A., & Rahmiani, N. (2020). Religious identity in the use of social media within Pontianak Muslim community. KARSA: Journal of Social and Islamic Culture, 28(1), 32–56. https://doi.org/10.19105/karsa.v28i1.3284

Santos, C. A., & Franca, M. (2025). Young Portuguese Catholics and digital religious practices during lockdowns. Journal of Religion, Media and Digital Culture, 14(3), 411–429. https://doi.org/10.1163/21659214-bja10156

Sjö, S. (2025). Young adults, digital media, and religion: Broadening the scope. Journal for Religion, Film and Media, 11(1). https://doi.org/10.25364/05.11:2025.1.7

Sultana, C.-M. (2021). A pastoral reading of the Directory for Catechesis. Roczniki Teologiczne, 68(11), 43–56. https://doi.org/10.18290/rt216811-3

Triawan, H., & Wijaya, A. I. K. D. (2021). Pengaruh media sosial Instagram bagi keaktifan Orang Muda Katolik dalam hidup menggereja di Paroki Santo Paulus Bojonegoro. CREDENDUM: Jurnal Pendidikan Agama, 3(1). https://doi.org/10.34150/credendum.v3i1.859

Zeiler, X., Klinkenborg, S., & Stier, J. (2022). Religious “bubbles” in a superdiverse digital landscape? Research with religious youth on Instagram. Religions, 13(3), 213. https://doi.org/10.3390/rel13030213

Downloads

Published

2026-10-24

How to Cite

Habur, A. M., Anggong, H., & Jemali, M. (2026). Dari Konsumen Menuju Kreator Iman: Agensi Orang Muda Katolik dalam Katekese Digital. Jurnal Sosial Teknologi, 6(10), 3247–3258. https://doi.org/10.59188/jurnalsostech.v6i10.33008