Strategi Manajerial dalam Meningkatkan Efisiensi Waktu Tunggu Layanan Obat (Studi Kualitatif di Ruang Rawat Jalan di RS Nirmala Suri Sukoharjo)
DOI:
https://doi.org/10.59188/jurnalsostech.v6i1.32606Keywords:
pelayanan farmasi, alur pelayanan resep, waktu tungguAbstract
Pelayanan farmasi rawat jalan sering mengalami hambatan yang berdampak pada lamanya waktu tunggu obat. Penelitian ini bertujuan menggambarkan alur pelayanan resep, faktor penyebab keterlambatan, persepsi pasien, pandangan petugas, serta strategi perbaikan yang diperlukan. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan design studi kasus melalui wawancara mendalam, dan partisipan terdiri atas dokter, perawat, petugas farmasi, kepala instalasi farmasi, dan pasien. Analisis data dilakukan secara tematik menggunakan Atlas.ti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alur pelayanan meliputi input resep, verifikasi, peracikan obat, dan penyerahan obat. Hambatan utama muncul pada tahap verifikasi dan penyiapan obat akibat faktor teknis pada SIMRS, sumber daya manusia, sarana prasarana, dan koordinasi antarunit yang belum optimal. Faktor penyebab keterlambatan mencakup ketidakstabilan SIMRS, keterbatasan SDM, beban kerja tinggi, sarana prasarana yang kurang memadai, serta sistem komunikasi yang tidak efektif. Pasien melaporkan waktu tunggu 30–90 menit dan mengeluhkan kurangnya informasi serta kenyamanan ruang tunggu. Petugas menyoroti masalah klarifikasi resep, keterlambatan pengiriman, dan kendala teknis di farmasi. Rekomendasi utama meliputi optimalisasi sistem informasi dan teknologi, peningkatan infrastruktur jaringan, pengembangan sumber daya manusia, penyusunan dan penerapan sop koordinasi antar unit, peningkatan sarana dan prasarana , serta monitoring dan evaluasi berkala. Perbaikan pelayanan farmasi membutuhkan pendekatan manajerial yang komprehensif untuk meningkatkan efisiensi dan kepuasan pasien.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jenny Hendriana Turangan, Erliany Syaodih, Rinawati Rinawati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA). that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.




