Tanggung Jawab Direksi Perusahaan Holding Bumn Terhadap Tindakan Anak Perusahaan Pada Tindak Pidana Korporasi

Authors

  • Nawungkrida Rio Pangestu Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

DOI:

https://doi.org/10.59188/jurnalsostech.v6i1.32632

Keywords:

Holding BUMN, Tanggung Jawab Direksi, Pidana Korporasi

Abstract

Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sebagai salah satu pilar penopang perekonomian Indonesia dewasa ini mengalami transformasi guna mendorong BUMN menjadi badan usaha yang secara produktif dan efisien yaitu dengan membentuk perusahaan-perusahaan holding BUMN. Holding BUMN sebagai entitas induk secara operasional melakukan pengawasan maupun koordinasi kepada entitas anak perusahaan yang berada di dalam holding BUMN tersebut. Penelitian ini dilakukan guna mengetahui sejauh mana tanggung jawab Direksi holding BUMN sebagai induk terhadap tindakan anak perusahaannya yang mengalami kerugian terutama yang menimbulkan dampak pidana korporasi. Penelitian ini akan dilaksanakan dan tegolong sebagai penelitian yuridis normatif dengan melakukan analisa peraturan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Adapun untuk data penelitian yang digunakan terdiri dari bahan hukum dan bahan non hukum melalui studi dokumen hukum dan studi kepustakaan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa tanggung jawab Direksi induk perusahaan holding BUMN terhadap kerugian entitas anak perusahaan BUMN tidak dapat dimintai pertanggungjawaban disebabkan adanya prinsip separate legal entity maupun limited liability kecuali dapat dibuktikan bahwa induk perusahaan memenuhi doktrin piercing the corporate veil.

References

Antunes, J. E. (2015). Liability of corporate groups: Autonomy and control in parent-subsidiary relationships in US, German and EU law. Kluwer Law International.

Arlen, J. (2022). Fiduciary duties to deter corporate misconduct. In Research handbook on corporate crime and financial misdealing (pp. 45–78). New York University School of Law.

Bainbridge, S. M., & Henderson, M. T. (2016). Limited liability: A legal and economic analysis. Edward Elgar Publishing.

Budustour, Y., & Budustour, L. (2023). The doctrine of separate legal personality and its significance in international business. SSRN Electronic Journal. https://doi.org/10.2139/ssrn.4384050

Cahn, A., & Donald, D. C. (2018). Comparative company law: Text and cases on the laws governing corporations in Germany, the UK and the USA. Cambridge University Press.

Dsouza, R. (2020). Corporate criminal liability and identification theory. Business Law Review, 41(3), 234–256.

Fisse, B., & Braithwaite, J. (2018). The allocation of responsibility for corporate crime: Individualism, collectivism and accountability. Sydney Law Review, 40(4), 468–513.

Friedmann, D., & Teubner, G. (2025). Criminological and socioeconomic aspects of corporate delinquency: A 21st century perspective. Journal of Financial Crime, 32(2), 145–178. https://doi.org/10.1016/j.jfc.2025.100895

Gobert, J., & Punch, M. (2021). Rethinking corporate crime (2nd ed.). Cambridge University Press.

Khimji, M. F., & Nicholls, C. C. (2015). Corporate veil piercing and allocation of liability – diagnosis and prognosis. Banking and Finance Law Review, 30(2), 211–245.

Micheler, E. (2024). Separate legal personality – an explanation and a defence. Journal of Corporate Law Studies, 24(2), 301–329. https://doi.org/10.1080/14735970.2024.2365170

Musacchio, A., & Lazzarini, S. G. (2014). Reinventing state capitalism: Leviathan in business, Brazil and beyond. Harvard University Press.

OECD. (2024). OECD guidelines on corporate governance of state-owned enterprises 2024. OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/18a24f43-en

Pargendler, M. (2024). The fallacy of complete corporate separateness. Harvard Business Law Review, 14(1), 1–49.

Tanjung, M. (2020). A cross-firm analysis of corporate governance compliance and performance in Indonesia. Managerial Auditing Journal, 35(5), 621–643. https://doi.org/10.1108/MAJ-06-2019-2328

Wahyuningrum, I. F. S., Chegenizadeh, A., Humaira, N. G., Budihardjo, M. A., & Nikraz, H. (2023). Corporate governance research in Asian countries: A bibliometric and content analysis (2001–2021). Sustainability, 15(8), 6789. https://doi.org/10.3390/su15086789

Wells, C. (2017). Corporate criminal liability: A ten year review. Criminal Law Review, 2017(12), 849–867.

Witting, C. (2020). Piercing the corporate veil. In W. Day & S. Worthington (Eds.), Challenging private law, Lord Sumption on the Supreme Court (pp. 325–348). Hart Publishing.

Downloads

Published

2026-01-30

How to Cite

Pangestu, N. R. (2026). Tanggung Jawab Direksi Perusahaan Holding Bumn Terhadap Tindakan Anak Perusahaan Pada Tindak Pidana Korporasi. Jurnal Sosial Teknologi, 6(1), 341–351. https://doi.org/10.59188/jurnalsostech.v6i1.32632